Polanya hampir selalu sama. Printer menyala, lampu Wi-Fi-nya hidup, tetapi komputer menampilkan status offline. Dimatikan dan dinyalakan lagi, kadang bisa, lalu beberapa hari kemudian terulang.

Dalam kebanyakan kasus, printernya tidak putus dari Wi-Fi. Ia masih tersambung, hanya saja tidak berada di tempat yang dicari komputer. Memahami itu membuat perbaikannya jauh lebih singkat daripada menginstal ulang driver berkali-kali.

Lima penyebab yang paling sering

Alamat IP printer berubah. Router membagikan alamat lewat DHCP, dan alamat itu hanya dipinjamkan untuk sementara. Setelah router atau printer dinyalakan ulang, printer bisa mendapat alamat baru. Komputer yang menyimpan alamat lama akan terus mengetuk pintu yang kosong. Cara kerja pembagian alamat ini dijelaskan di IP lokal, DHCP, dan bentrok alamat.

Mode tidur yang terlalu dalam. Untuk menghemat listrik, banyak printer mematikan Wi-Fi atau memperlambat responsnya saat lama tidak dipakai. Sebagian bangun ketika ada tugas cetak, sebagian lagi tidak, dan komputer terlanjur menandainya offline.

Pita 2,4 GHz bermasalah. Banyak printer hanya bisa memakai 2,4 GHz. Kalau router memakai satu nama untuk kedua pita, printer kadang didorong ke pita yang tidak ia dukung atau tersambung dengan sinyal lemah. Bedanya dibahas di beda 2,4 GHz, 5 GHz, dan 6 GHz.

Router baru atau pengaturan Wi-Fi diganti. Printer menyimpan nama dan kata sandi Wi-Fi lama. Setelah router diganti atau kata sandi diubah, printer tidak akan ikut berpindah sendiri. Lampunya bisa tetap berkedip seolah mencoba, tanpa pernah berhasil.

Komputer memakai port yang salah. Di Windows, printer dihubungi lewat sebuah port, yang sering terikat ke alamat IP tertentu. Kalau komputer menambahkan printer dua kali, atau port lama masih terpasang, tugas cetak dikirim ke salinan yang sudah mati.

Urutan pemeriksaan

Urutan ini dimulai dari yang paling cepat dan paling sering menjadi penyebab. Berhenti di langkah yang berhasil.

  1. Cetak halaman konfigurasi jaringan dari printernya. Hampir semua printer Wi-Fi bisa mencetak laporan jaringan lewat tombol atau menu di panelnya. Laporan ini menunjukkan apakah printer tersambung, ke nama Wi-Fi apa, dengan alamat IP berapa, dan seberapa kuat sinyalnya. Ini satu lembar kertas yang menjawab separuh pertanyaan.
  2. Bandingkan alamatnya dengan yang dipakai komputer. Di pengaturan printer pada komputer, lihat port atau alamat yang dipakai. Kalau berbeda dari laporan tadi, itulah masalahnya.
  3. Buka alamat printer di peramban. Ketik alamat IP-nya di peramban dari komputer yang sama. Kalau halaman pengaturan printer muncul, jaringannya baik dan masalahnya ada di komputer. Kalau tidak muncul, masalahnya ada di jaringan atau printernya. Pemeriksaan serupa untuk perangkat lain ada di perangkat tidak terlihat di jaringan.
  4. Periksa pita dan nama Wi-Fi. Pastikan printer tersambung ke jaringan utama, bukan jaringan tamu yang sengaja diisolasi, dan bahwa pita 2,4 GHz menyala.
  5. Matikan mode tidur dalam atau perpanjang waktunya lewat menu printer atau halaman pengaturannya di peramban.

Perbaikan yang bertahan: alamat tetap

Kalau penyebabnya alamat yang berubah, menyalakan ulang hanya menunda masalah. Perbaikan yang bertahan adalah memberi printer alamat yang tidak pernah berubah. Ada dua cara, dan yang pertama lebih rapi:

  • Reservasi DHCP di router. Di halaman admin router, cari menu reservasi alamat atau address reservation, lalu ikat alamat MAC printer ke satu alamat IP. Router tetap yang membagikan alamat, jadi tidak ada risiko bentrok.
  • Alamat statis di printer. Bisa juga diatur langsung di printer, tetapi pilih alamat di luar rentang yang dibagikan router. Kalau tidak, suatu hari perangkat lain mendapat alamat yang sama dan keduanya bermasalah.

Setelah alamatnya tetap, hapus printer dari komputer dan tambahkan lagi memakai alamat itu. Catat juga alamatnya di tempat yang mudah ditemukan, seperti yang disarankan di mendokumentasikan jaringan sendiri.

Setelah ganti router

Printer perlu dihubungkan ulang ke Wi-Fi baru, dan caranya berbeda per merek. Biasanya lewat menu Wi-Fi di panel printer, aplikasi resmi produsennya, atau tombol WPS. Kalau memakai nama dan kata sandi yang sama dengan router lama, banyak printer akan tersambung sendiri, dan ini salah satu alasan bagus untuk mempertahankan nama Wi-Fi saat berganti router. Hal lain yang sering terlewat saat berganti router ada di internet lambat setelah ganti router baru.

Jangan langsung menekan tombol reset pabrik di printer. Itu menghapus semua pengaturan jaringan dan kadang pengaturan lain yang sudah disesuaikan. Coba hubungkan ulang lewat menu Wi-Fi lebih dulu.

Kalau masalahnya di komputer

Kalau printer bisa dibuka di peramban tetapi tetap tidak bisa mencetak, periksa sisi komputer:

  • Hapus salinan printer yang dobel. Sering ada dua atau tiga entri dengan nama mirip, dan yang dipilih ternyata yang lama.
  • Periksa portnya. Di Windows, buka properti printer, lalu tab port. Pastikan port yang dicentang mengarah ke alamat IP yang benar.
  • Kosongkan antrean cetak. Satu tugas cetak yang macet bisa menahan semua tugas setelahnya dan membuat printer tampak offline.
  • Baru setelah itu, driver. Unduh dari situs resmi produsen, bukan dari situs pihak ketiga.

Printer yang dipakai bersama

Di kantor kecil atau rumah dengan banyak pengguna, printer yang alamatnya tetap juga lebih mudah disiapkan di setiap perangkat. Panduan menyambungkannya ke beberapa komputer ada di cara sharing printer lewat Wi-Fi. Karena printer jaringan juga sebuah komputer kecil yang bisa disusupi, jangan lewatkan mengamankan printer jaringan, terutama mengganti kata sandi admin bawaannya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa printer tiba-tiba offline padahal kemarin normal?

Penyebab paling umum adalah alamat IP printer berubah setelah router atau printer dinyalakan ulang, sementara komputer masih mencarinya di alamat lama. Memberi printer alamat tetap lewat reservasi DHCP di router biasanya menyelesaikannya untuk seterusnya.

Apakah printer bisa tersambung ke Wi-Fi 5 GHz?

Banyak printer, terutama model rumahan dan yang agak lama, hanya mendukung 2,4 GHz. Kalau router menggabungkan kedua pita dalam satu nama, printer kadang gagal tersambung atau mudah terlepas. Pastikan pita 2,4 GHz tetap menyala dan bisa dijangkau printer.

Perlukah menginstal ulang driver setiap kali printer offline?

Tidak. Driver jarang menjadi masalahnya. Yang biasanya perlu diperbaiki adalah port atau alamat yang dipakai komputer untuk menghubungi printer. Instal ulang driver hanya langkah terakhir setelah alamat dan port sudah benar.