Sudut TV adalah tempat paling padat perangkat di rumah. Dalam ruang selebar dua meter biasanya ada smart TV, set-top box penyedia, konsol permainan, soundbar, dan kadang perekam CCTV. Hampir semuanya ingin internet, dan routernya berada di ruangan lain, biasanya dekat pintu masuk kabel fiber. Panduan ini menata sudut itu dengan cara yang berumur panjang, dan menyebut apa saja yang sebenarnya tidak perlu dibeli.

Kabel dulu, baru pikirkan Wi-Fi

Perangkat di sudut TV tidak pernah berpindah tempat. Itu satu-satunya alasan yang dibutuhkan untuk memindahkannya ke kabel. Tiga keuntungannya langsung terasa:

  • Aliran yang stabil. Streaming tidak menuntut kecepatan tinggi, ia menuntut kecepatan yang tidak berubah. Wi-Fi turun saat rumah ramai; kabel tidak.
  • Udara Wi-Fi yang lebih lega. Setiap perangkat yang berpindah ke kabel berarti satu perangkat yang berhenti berebut kanal, dan itu terasa di ponsel semua orang. Ini terutama penting di apartemen padat.
  • Ping yang lebih baik untuk konsol. Bedanya kecil pada angka, tetapi konsisten, dan itu yang terasa saat bermain. Lihat ping tinggi saat bermain game.

Kalau TV terasa lambat padahal ponsel di sofa yang sama lancar, penyebabnya dibahas terpisah di smart TV lambat di Wi-Fi.

Satu kabel, lalu switch di ujungnya

Kesalahan yang mahal adalah menarik lima kabel dari router ke sudut TV. Yang benar: tarik satu kabel, lalu pasang switch kecil di sudut itu. Switch lima port gigabit berharga murah, tidak perlu disetel, dan cukup dicolok ke listrik. Semua perangkat di sudut TV menyambung ke sana.

Pilihan kabelnya sederhana: Cat 5e sudah cukup untuk hampir semua rumah, Cat 6 bila ingin cadangan untuk kemudian. Yang penting kabel utuh, bukan sambungan, dan panjangnya di bawah 100 meter. Panduannya di memilih kabel LAN dan memilih switch jaringan.

Bila menarik kabel ke ruangan lain benar-benar tidak memungkinkan, barulah pertimbangkan powerline atau memindahkan titik pemancar dengan access point. Keduanya lebih baik daripada repeater, yang justru menambah keramaian di udara.

Soal kabel HDMI, singkat saja

Karena pertanyaannya selalu muncul bersamaan dengan penataan sudut TV: kabel HDMI adalah kabel digital, dan pada panjang di bawah tiga meter ia bekerja atau tidak sama sekali. Tidak ada "gambar yang lebih tajam" dari kabel yang lebih mahal.

  • High Speed cukup untuk 4K 60Hz, yang meliputi hampir semua siaran dan streaming.
  • Ultra High Speed dibutuhkan untuk 4K 120Hz dan 8K, terutama bila ada konsol generasi terbaru.
  • Di atas lima meter, kualitas kabel mulai benar-benar berpengaruh; pilih yang bersertifikat atau yang berjenis aktif atau serat optik.

Yang tidak perlu dibeli: kabel HDMI berlapis emas seharga ratusan ribu untuk jarak satu meter.

Menata kabelnya supaya tidak menjadi masalah berikutnya

Sudut TV mudah berubah menjadi sarang kabel yang tidak ada yang berani sentuh. Beberapa kebiasaan yang membantu:

  • Beri label di kedua ujung setiap kabel jaringan. Satu potong selotip kertas dan pena sudah cukup, dan itu menghemat waktu besar saat mencari sumber masalah.
  • Sisakan kelonggaran sekitar setengah meter di dekat perangkat, supaya TV dapat ditarik ke depan tanpa mencabut apa pun.
  • Jangan tekuk tajam kabel LAN di sudut lemari. Tekukan tajam merusak pasangan kawat di dalamnya, dan gejalanya muncul sebagai koneksi yang kadang jalan kadang tidak.
  • Jauhkan kabel jaringan dari kabel listrik yang menumpuk di belakang TV, atau silangkan tegak lurus bila harus bertemu.
  • Untuk rumah yang perangkatnya banyak, pertimbangkan rak kecil supaya switch dan ONT tidak tergeletak di lantai. Lihat memilih rak dan lemari jaringan.

Satu hal yang sering dilupakan: listrik

Sudut TV biasanya bergantung pada satu stopkontak bercabang yang menampung TV, soundbar, konsol, dan kini switch. Kedip listrik membuat semuanya menyala ulang bersamaan, dan pada sebagian set-top box proses sambung ulangnya lama. Bila hal ini sering terjadi di rumahmu, lihat Wi-Fi mati saat AC atau pompa menyala dan UPS untuk router. Hitungan daya perangkat jaringannya ada di biaya listrik perangkat jaringan.

Urutan yang disarankan

Tarik satu kabel dari router ke sudut TV, pasang switch lima port di sana, dan pindahkan TV, set-top box, serta konsol ke kabel. Sisakan Wi-Fi untuk perangkat yang memang berpindah-pindah. Kabel HDMI cukup yang bersertifikat sesuai kebutuhan, bukan yang termahal. Beri label, sisakan kelonggaran, dan jangan tekuk tajam.

Pertanyaan yang sering diajukan

Port LAN di TV cuma 100 Mbps, apakah tetap lebih baik dari Wi-Fi?

Ya untuk hampir semua kasus. Video 4K butuh sekitar 25 Mbps, jauh di bawah 100 Mbps, dan yang dibutuhkan streaming adalah aliran yang stabil, bukan angka puncak. Wi-Fi mungkin menunjukkan angka lebih besar pada speedtest tetapi turun drastis saat rumah ramai.

Perlu kabel HDMI mahal untuk 4K?

Tidak. Yang menentukan adalah sertifikasinya, bukan harganya: cari label High Speed untuk 4K 60Hz, atau Ultra High Speed untuk 4K 120Hz dan 8K. Kabel bersertifikat murah bekerja sama baiknya dengan yang mahal pada panjang di bawah tiga meter.

Satu kabel LAN untuk lima perangkat, bagaimana caranya?

Tarik satu kabel dari router ke sudut TV, lalu pasang switch kecil di sana. Switch lima port gigabit murah dan tidak perlu disetel; cukup dicolok.