Perangkat jaringan punya sifat yang tidak dimiliki hampir semua alat lain di rumah: ia menyala terus, 24 jam, tanpa pernah dimatikan. Pemakaian per jamnya kecil, tetapi dikalikan 8.760 jam setahun angkanya menjadi nyata. Panduan ini menunjukkan cara menghitungnya sendiri, memberi angka pembanding untuk perangkat yang umum di rumah dan usaha kecil, lalu menilai mana yang benar-benar layak dimatikan.
Rumusnya, dan satu kesalahan yang sering terjadi
Biaya setahun dihitung begini:
watt x 24 jam x 365 hari / 1.000 = kWh setahun, lalu dikalikan tarif listrik per kWh.
Dengan tarif rumah tangga yang umum di kisaran Rp1.450 sampai Rp1.700 per kWh, satu watt yang menyala setahun penuh berarti sekitar Rp13.000. Angka itu memudahkan: kalikan saja watt perangkat dengan Rp13.000 untuk mendapat perkiraan biaya setahun.
Kesalahan yang sering terjadi: memakai angka pada adaptor sebagai pemakaian. Adaptor bertuliskan 12V 2A berarti adaptor itu mampu memberi 24 watt, bukan bahwa routernya menarik 24 watt. Pemakaian sesungguhnya biasanya sepertiga sampai separuhnya. Untuk mengetahuinya dengan pasti, alat ukur colokan (power meter) berharga murah dan langsung menampilkan watt serta kWh yang terkumpul.
Angka pembanding
Perkiraan pemakaian nyata dan biaya setahun pada tarif Rp1.500 per kWh:
- ONT atau modem fiber: 5 sampai 8 watt, sekitar Rp66.000 sampai Rp105.000 setahun.
- Router Wi-Fi rumahan dual-band: 6 sampai 12 watt, sekitar Rp79.000 sampai Rp158.000.
- Router Wi-Fi 6 kelas atas dengan banyak antena: 12 sampai 20 watt, sekitar Rp158.000 sampai Rp263.000.
- Satu titik mesh tambahan: 5 sampai 10 watt per unit. Sistem tiga titik berarti tiga kali angka ini.
- Switch gigabit 8 port: 4 sampai 8 watt, sekitar Rp53.000 sampai Rp105.000.
- Access point PoE: 5 sampai 15 watt, ditambah sekitar 10 persen rugi-rugi di kabel dan injector. Lihat panduan PoE.
- Kamera CCTV Wi-Fi: 4 sampai 8 watt per kamera, dan biasanya jumlahnya lebih dari satu.
- NAS kecil dua bay: 15 sampai 30 watt saat diam, jauh lebih besar dari semua di atas. Lihat memilih NAS.
- UPS kecil: 3 sampai 8 watt untuk dirinya sendiri.
Rumah biasa dengan ONT, satu router, dan dua kamera berada di kisaran 25 sampai 35 watt, atau sekitar Rp330.000 sampai Rp460.000 setahun. Angka ini kira-kira setara dengan menyalakan satu lampu LED 30 watt sepanjang tahun. Kantor kecil dengan switch, tiga access point, NAS, dan beberapa kamera dapat mencapai 100 watt, sekitar Rp1,3 juta setahun, dan pada titik itu perhitungan mulai layak dimasukkan ke biaya operasional.
Mana yang layak dimatikan, mana yang tidak
Menjadwalkan router mati pada malam hari
Banyak router punya fitur jadwal nyala mati, dan caranya ada di mengatur jadwal nyala mati Wi-Fi. Penghematannya nyata tetapi kecil: mematikan router 8 watt selama delapan jam setiap malam menghemat sekitar Rp35.000 setahun. Yang perlu dipertimbangkan, sebagian perangkat memang butuh jaringan pada malam hari: kamera CCTV, alarm, pembaruan otomatis ponsel, dan jam pintar. Jadi ini pilihan soal kebiasaan, bukan soal biaya.
Yang benar-benar layak dimatikan
- Perangkat yang sudah tidak dipakai tetapi masih tercolok. Repeater lama yang digantikan mesh, switch yang portnya kosong, router bekas yang masih menyala di gudang. Ini penghematan tanpa kehilangan apa pun.
- Router lama yang sangat boros. Router berusia di atas delapan tahun kadang memakai daya lebih besar daripada penggantinya yang jauh lebih cepat. Bila memang sudah waktunya diganti, hemat listriknya menjadi bonus, bukan alasan utama. Lihat kapan router harus diganti.
- NAS yang hanya dipakai sesekali. Jadwalkan hibernasi disk atau nyalakan hanya saat dibutuhkan; ini penghematan terbesar di daftar.
Yang sebaiknya tidak dimatikan demi hemat
- ONT. Mematikannya berulang kali memperpendek umur perangkat dan pada sebagian penyedia memicu proses autentikasi ulang yang memakan waktu.
- UPS. Daya kecil yang dipakainya adalah harga untuk melindungi router dan ONT dari kedip listrik, penyebab umum router restart sendiri. Lihat UPS untuk router dan router sering restart sendiri.
- Kamera keamanan. Alasannya jelas.
Hubungan daya, panas, dan umur perangkat
Daya yang dipakai perangkat jaringan hampir seluruhnya keluar menjadi panas, dan panas adalah penyebab utama router menua lebih cepat. Router 15 watt di dalam lemari tertutup akan lebih sering bermasalah daripada router yang sama di rak terbuka. Jadi ventilasi bukan hanya soal kestabilan, melainkan juga soal umur perangkat yang Anda beli. Bahasannya di router panas dan cara mendinginkannya dan merawat router agar awet.
Untuk usaha kecil
Bila jaringannya sudah mencapai puluhan watt, dua hal layak dipertimbangkan. Pertama, access point PoE lebih hemat daripada beberapa router terpisah dengan adaptor masing-masing, karena satu catu daya melayani banyak titik dengan efisiensi lebih baik. Kedua, perangkat yang dipilih dengan benar sejak awal lebih murah dipelihara daripada menumpuk perangkat tambahan. Panduannya di Wi-Fi untuk kantor kecil dan kapasitas Wi-Fi venue.
Angka yang perlu diingat
Satu watt yang menyala setahun penuh berkisar Rp13.000. Rumah biasa dengan ONT, router, dan dua kamera ada di Rp330.000 sampai Rp460.000 setahun. Mematikan router semalaman hanya menghemat puluhan ribu rupiah, jadi lakukan itu karena alasan kebiasaan, bukan tagihan. Penghematan yang benar-benar terasa datang dari mencabut perangkat yang sudah tidak dipakai dan menidurkan NAS, bukan dari mematikan jaringan yang sedang bekerja.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa watt router Wi-Fi rumahan?
Router dual-band rumahan umumnya 5 sampai 12 watt saat bekerja, bukan angka yang tertulis di adaptornya. Angka pada adaptor (misalnya 12V 1,5A atau 18 watt) adalah kemampuan maksimum adaptor, bukan pemakaian sehari-hari.
Mematikan router saat tidur menghemat banyak?
Tidak banyak. Delapan jam mati setiap malam memangkas sekitar sepertiga biayanya, yang untuk router 8 watt berarti penghematan di kisaran belasan ribu rupiah setahun. Alasan yang lebih kuat untuk menjadwalkannya adalah kebiasaan pemakaian, bukan biaya.
Apakah UPS menambah pemakaian listrik?
Ya, sedikit. UPS kecil memakai sekitar 3 sampai 8 watt hanya untuk dirinya sendiri, ditambah rugi-rugi saat mengisi baterai. Untuk melindungi router dan ONT dari kedip listrik, tambahan itu biasanya sepadan.