PC rakitan sering datang tanpa Wi-Fi sama sekali. Motherboard kelas menengah ke bawah biasanya hanya punya port LAN, dan baru disadari setelah PC-nya berdiri di sudut kamar yang jauh dari router.
Pilihannya ada empat: kabel LAN, kartu PCIe, modul M.2, atau adaptor USB. Urutannya memang disengaja.
Pertimbangkan kabel lebih dulu
PC desktop tidak berpindah. Itu membuatnya calon terbaik untuk kabel, dan tidak ada kartu Wi-Fi semahal apa pun yang menyamai kabel dalam dua hal: kestabilan dan latensi. Untuk bermain game daring atau rapat video seharian, bedanya terasa.
Kabel sepanjang sepuluh atau lima belas meter tidak mahal, dan bisa dirapikan di sepanjang lis lantai. Jenis yang cocok dibahas di memilih kabel LAN. Kalau menarik kabel benar-benar tidak mungkin, misalnya beda lantai atau rumah sewaan, powerline dan alternatifnya layak dipertimbangkan sebelum Wi-Fi.
Kalau semua itu tidak bisa, barulah Wi-Fi.
Tiga bentuk Wi-Fi untuk PC
Kartu PCIe. Dipasang di slot PCIe x1 pada motherboard, dengan antena yang menempel di bagian belakang casing atau di dudukan berkabel. Ini pilihan yang paling masuk akal untuk kebanyakan PC: antenanya besar, bisa diatur posisinya, dan tidak bersaing dengan perangkat USB lain.
Modul M.2. Banyak motherboard punya slot M.2 kecil berlabel "Key E" khusus untuk Wi-Fi. Modulnya murah, tetapi antenanya harus disambungkan dengan kabel tipis ke lubang di pelat belakang. Kalau motherboard tidak menyediakan lubang dan dudukannya, memasangnya merepotkan. Jangan tertukar dengan slot M.2 untuk SSD, yang bentuk kuncinya berbeda.
Adaptor USB. Paling mudah, tinggal colok. Kelemahannya, antena kecil yang menempel di belakang casing berada tepat di posisi terburuk: rendah, terhalang casing logam, dan dekat dinding. Kalau memilih jalur ini, pakai kabel perpanjangan USB supaya adaptornya bisa diletakkan di atas meja. Detailnya ada di memilih adapter Wi-Fi USB.
Standar Wi-Fi: secukupnya, satu tingkat di atas
Koneksi selalu berjalan di standar terendah antara kartu dan router. Kartu Wi-Fi 7 yang dipasangkan dengan router Wi-Fi 5 bekerja sebagai Wi-Fi 5.
- Router Wi-Fi 5: kartu Wi-Fi 6 sudah lebih dari cukup, dan sering tidak lebih mahal dari Wi-Fi 5.
- Router Wi-Fi 6 atau 6E: kartu Wi-Fi 6E memberi akses ke pita 6 GHz kalau router mendukungnya.
- Wi-Fi 7: hanya kalau routernya sudah Wi-Fi 7, atau benar-benar akan diganti dalam waktu dekat.
Perbedaan antarstandar dijelaskan di perbedaan Wi-Fi 5, 6, dan 7, dan soal pita frekuensinya di beda 2,4 GHz, 5 GHz, dan 6 GHz.
Yang lebih menentukan daripada angka standar adalah jumlah aliran, biasanya ditulis 2x2. Hampir semua kartu yang dijual sekarang sudah 2x2, dan itu memang yang dibutuhkan. Kartu 1x1 umumnya hanya ditemui di adaptor USB murah.
Antena: bagian yang paling sering diremehkan
Kartu yang bagus dengan antena di posisi buruk akan kalah dari kartu biasa dengan antena di posisi yang baik.
- Pakai dudukan antena berkabel kalau tersedia, lalu letakkan di atas meja, bukan di belakang casing di lantai. Casing logam dan meja kayu tebal menahan sinyal lebih banyak dari yang dikira.
- Arahkan antena tegak, atau satu tegak satu miring kalau jaraknya jauh. Tidak perlu diutak-atik terus; sekali benar sudah cukup.
- Jauhkan dari belakang monitor dan speaker, yang sering menjadi sumber gangguan. Sumber lain dibahas di interferensi Wi-Fi dari perangkat lain.
Konektornya umumnya RP-SMA, jadi antena bawaan dapat diganti dengan yang lebih panjang. Kapan itu berguna, dan kapan hanya membuang uang, dibahas di memilih antena Wi-Fi eksternal.
Periksa motherboard sebelum membeli
Tiga hal yang perlu dilihat di manual atau halaman produk motherboard:
- Slot PCIe x1 yang kosong dan tidak tertutup kartu grafis. Kartu grafis besar sering menutupi satu atau dua slot di bawahnya. Kartu Wi-Fi bisa masuk ke slot x4 atau x16 yang lebih panjang tanpa masalah.
- Header USB 2.0 internal yang masih kosong. Bluetooth pada kartu PCIe hampir selalu lewat kabel ke header ini, bukan lewat slot PCIe. Kalau header-nya sudah terpakai untuk port depan casing, Bluetooth tidak akan muncul.
- Slot M.2 Key E, kalau ingin memakai modul M.2. Beberapa motherboard menyediakannya lengkap dengan lubang antena, dan pada motherboard seperti itu modul M.2 adalah pilihan paling rapi.
Driver dan sistem operasi
Hampir semua kartu menjual nama mereknya sendiri, tetapi chip di dalamnya berasal dari sedikit pembuat saja. Chip itulah yang menentukan dukungan driver.
- Windows 10 dan 11: chip yang umum dijual di Indonesia hampir semuanya didukung. Unduh driver terbaru dari pembuat chip atau situs merek kartunya, bukan dari CD di dalam kotak.
- Linux: chip dari pembuat besar biasanya langsung bekerja. Chip yang kurang dikenal kadang perlu driver tambahan yang merepotkan. Periksa nama chipnya sebelum membeli.
- Pita 6 GHz di Windows 10: sebagian kartu 6E hanya membuka pita 6 GHz di Windows 11. Di Windows 10, kartunya tetap bekerja sebagai Wi-Fi 6 biasa.
Kalau kartu terpasang tetapi jaringan 5 GHz tidak terlihat, urutan pemeriksaannya sama dengan yang dibahas di laptop tidak mendeteksi Wi-Fi 5 GHz.
Memasang dan memeriksa hasilnya
Pemasangannya sederhana: matikan PC dan cabut kabel listrik, buka tutup slot di belakang casing, pasang kartu, kencangkan bautnya, lalu colokkan kabel Bluetooth ke header USB. Pasang antena sebelum menyalakan PC.
Setelah terhubung, jangan hanya melihat jumlah garis sinyal. Periksa:
- Kecepatan sambungan yang dilaporkan sistem. Angka ini menunjukkan seberapa baik kartu dan router saling mendengar, terpisah dari kecepatan paket internet.
- Hasil uji kecepatan dibandingkan dengan perangkat lain di ruangan yang sama. Caranya di cara cek kecepatan internet.
- Ping yang stabil selama beberapa menit, terutama untuk game. Lonjakan berkala lebih mengganggu daripada ping yang sedikit tinggi tetapi rata. Lihat juga ping tinggi saat bermain game.
Kalau hasilnya tetap buruk walau antena sudah di atas meja, masalahnya mungkin bukan kartunya, melainkan posisi router. Itu dibahas di menempatkan router dan mesh Wi-Fi vs repeater.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mana yang lebih baik untuk PC, kartu PCIe atau adaptor USB?
Untuk PC yang tidak berpindah tempat, kartu PCIe hampir selalu lebih baik: antenanya lebih besar, bisa dipasang di luar casing, dan tidak bergantung pada daya port USB. Adaptor USB unggul kalau PC sering dipindah atau tidak ada slot kosong.
Apakah kartu Wi-Fi 6E atau Wi-Fi 7 berguna kalau router saya masih Wi-Fi 5?
Tidak banyak. Koneksi selalu mengikuti standar terendah di antara keduanya. Membeli satu tingkat di atas router masih masuk akal sebagai cadangan masa depan, tetapi jangan membayar mahal untuk fitur yang belum bisa dipakai.
Kenapa Bluetooth di kartu Wi-Fi saya tidak muncul?
Karena Bluetooth pada kartu PCIe biasanya tidak lewat slot PCIe, melainkan lewat kabel kecil ke header USB internal di motherboard. Kalau kabel itu tidak dicolokkan, Wi-Fi bekerja tetapi Bluetooth tidak pernah terdeteksi.