Wi-Fi rumah dirancang untuk ruang dalam. Begitu keluar pintu, sinyalnya harus menembus dinding luar, yang dua kali lebih tebal dan sering beton bertulang, lalu berjalan di udara terbuka ke teras belakang, gazebo, atau tepi kolam. Hasilnya satu batang yang putus-nyambung. Panduan ini membahas kapan cukup dengan memindahkan router, kapan butuh access point luar ruangan, dan cara memasangnya supaya bertahan bertahun-tahun di bawah hujan dan panas.
Kapan cukup tanpa perangkat baru
Bila area luar yang ingin dijangkau bersebelahan dengan ruangan tempat router berada, teras depan di samping ruang tamu, balkon di samping kamar, sering cukup memindahkan router ke dekat jendela yang menghadap ke sana. Kaca biasa hanya melemahkan sinyal sedikit; yang bermasalah adalah dinding, bukan jendela. Panduan posisinya di menempatkan router. Lebih dari satu dinding, atau lebih dari 10 meter di luar, butuh pemancar sendiri di luar.
Memilih access point luar ruangan
- Peringkat IP65 atau lebih. Angka pertama = debu, angka kedua = air. IP65 tahan semprotan hujan dari segala arah; IP67 tahan direndam sebentar. Untuk pemasangan di bawah atap, IP55 pun cukup.
- PoE. Access point luar ruangan hampir selalu ditenagai lewat kabel LAN, tidak ada stopkontak di tiang taman, dan tidak seharusnya ada. Pastikan ada injector PoE di paket atau beli terpisah; penjelasannya di panduan PoE.
- Dual-band dengan 2,4 GHz yang baik. Di luar ruangan, 2,4 GHz-lah yang bekerja: jangkauannya jauh dan menembus pohon. 5 GHz berguna untuk teras yang dekat.
- Pola antena omni untuk halaman, sektor/directional untuk satu arah. Unit bulat/silinder memancar melingkar, cocok dipasang di tengah halaman. Unit panel pipih memancar ke satu sisi ±90–120°, cocok dipasang di dinding rumah menghadap ke halaman, supaya daya tidak terbuang ke dalam rumah. Penjelasan bentuk pancaran di panduan antena Wi-Fi eksternal.
- Satu merek dengan access point dalam ruangan bila memakai sistem mesh atau pengelola terpusat, supaya perangkat berpindah mulus dari dalam ke luar, lihat roaming antar access point.
Memasangnya dengan benar
- Tinggi 3–4 meter, menghadap area yang dituju, tanpa halangan langsung. Terlalu rendah, sinyal terhalang pagar dan tanaman; terlalu tinggi, ponsel di bawahnya berada di luar pola antena.
- Di bawah lisplang atau atap bila memungkinkan, meskipun unitnya tahan hujan. Yang paling sering rusak bukan unitnya, melainkan konektor RJ45 yang kemasukan air, pasang pelindung konektor (gland) yang disertakan, dan buat lengkungan kabel ke bawah (drip loop) sebelum masuk konektor supaya air menetes, bukan mengalir masuk.
- Kabel luar ruangan. Pakai kabel LAN berlabel outdoor atau UV-resistant; kabel dalam ruangan retak dalam setahun di bawah matahari tropis. Panjang maksimum 100 meter termasuk PoE. Lihat memilih kabel LAN.
- Pelindung petir. Kabel LAN yang ditarik ke tiang di halaman terbuka adalah jalur masuk petir ke seluruh perangkat di rumah. Pasang Ethernet surge protector di titik kabel masuk ke rumah dan bumikan dengan benar, harganya kecil dibanding router, switch, dan PC yang dilindunginya. Di tiang logam, bumikan tiangnya juga.
- Kanal berbeda dari router dalam, dan kalau area luar dekat rumah tetangga, turunkan daya pancar supaya tidak mengganggu mereka, dan tidak mengundang pengguna yang tidak diinginkan. Lihat memilih kanal Wi-Fi.
Bila jaraknya jauh: bangunan terpisah
Untuk paviliun, rumah kedua, atau gudang di ujung tanah yang lebih dari 30–50 meter, access point biasa di dinding rumah tidak cukup. Yang dipakai adalah sepasang perangkat point-to-point yang saling menghadap, lalu access point biasa di bangunan tujuan. Panduannya di menyambung internet antar gedung; bila jalur kabelnya melewati tanah orang lain, baca dulu kabel internet melewati tanah tetangga.
Catatan keamanan
Wi-Fi yang menjangkau halaman juga menjangkau jalan di depan rumah. Pastikan kata sandinya kuat, WPS mati, dan pertimbangkan SSID tamu terpisah untuk area luar yang sering dipakai tamu. Panduan dasarnya di mengamankan router rumah; bila kelak melihat perangkat asing, lihat cara mengetahui siapa yang memakai Wi-Fi.
Teras di sebelah ruang router: geser router ke jendela. Lebih dari itu: access point luar ruangan IP65 dengan PoE, dipasang 3–4 meter di bawah lisplang, kabel outdoor dengan drip loop dan pelindung petir, kanal berbeda dari dalam, daya secukupnya. Bangunan terpisah yang jauh: point-to-point, bukan access point biasa.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah access point luar ruangan boleh kena hujan langsung?
Yang berperingkat IP65 ke atas boleh. Meski begitu, memasangnya di bawah lisplang atau atap teras memperpanjang umurnya, yang biasanya rusak lebih dulu bukan unitnya, tetapi konektor kabel yang kemasukan air. Pakai gland atau pelindung konektor yang disertakan.
Bisakah router biasa diletakkan di dekat jendela saja?
Untuk teras depan yang berdampingan dengan ruang tamu, sering cukup, kaca jendela biasa hanya sedikit melemahkan sinyal. Untuk halaman belakang yang terhalang dapur dan kamar mandi, atau gazebo 15 meter dari rumah, tidak cukup.
Berapa jauh jangkauan access point luar ruangan?
Di ruang terbuka tanpa halangan, 50–100 meter untuk ponsel di 2,4 GHz, sekitar separuhnya di 5 GHz. Pohon rindang, pagar tembok, dan kolam mengurangi angka itu. Yang membatasi biasanya bukan pemancarnya, melainkan daya pancar ponsel untuk menjawab balik.