Keadaannya biasanya begini: jaringan terasa lancar sampai jam tertentu, lalu tersendat. Dugaan pertama hampir selalu sama, pasti ada yang mengunduh besar-besaran.
Membatasi kecepatan per perangkat terdengar seperti jawabannya. Kadang memang, tapi lebih sering tidak, dan memahami bedanya menghemat banyak waktu.
Pastikan dulu masalahnya memang ini
Sebelum menyetel apa pun, ada tiga penyebab lain yang jauh lebih sering dan sama sekali tidak terselesaikan oleh pembatasan.
| Gejala | Kemungkinan penyebab |
|---|---|
| Lambat di jam yang sama setiap hari | Kepadatan jaringan penyedia, bukan pemakai Anda |
| Sinyal penuh tapi lambat | Pita atau kanal, bukan kapasitas |
| Hanya satu perangkat yang lambat | Perangkat itu sendiri |
| Lambat saat banyak orang, merata | Ini baru soal pembagian kapasitas |
Hanya baris terakhir yang benar-benar dijawab oleh pembatasan. Untuk baris pertama, sebabnya di luar jaringan Anda, panduan internet lambat pada jam tertentu. Baris kedua dibahas di panduan sinyal penuh tapi internet lambat, dan baris ketiga di panduan Wi-Fi bermasalah di satu perangkat.
Yang sering disalahpahami. Perangkat yang mengunduh berkas besar memang memakai banyak kapasitas, tapi ia mengalah dengan cukup baik ketika perangkat lain meminta. Yang benar-benar merusak pengalaman adalah antrean: dan itu lebih sering disebabkan unggahan, bukan unduhan. Bedanya dijelaskan di panduan bandwidth, latensi, dan throughput.
Menemukan fiturnya
Namanya berbeda-beda tergantung merek. Cari salah satu dari ini di halaman admin router:
- QoS: nama yang paling umum
- Bandwidth Control atau Traffic Control
- Parental Control: pada sebagian router, pembatasan kecepatan diletakkan di sini bersama pembatasan waktu
- Smart Queue atau SQM: yang ini berbeda, dan justru paling berguna
Bila tidak ada satu pun, router Anda memang tidak mendukungnya. Router murah sering menghilangkan fitur ini, dan tidak ada cara menambahkannya tanpa mengganti perangkat.
Menyetel batas per perangkat
Kenali perangkatnya lebih dulu
Buka daftar perangkat tersambung. Nama yang muncul sering tidak jelas, jadi cocokkan lewat alamat MAC, caranya sama seperti di panduan blokir pengguna Wi-Fi.
Tetapkan alamat IP tetap untuk perangkat itu
Ini langkah yang paling sering dilewati, dan akibatnya aturan berhenti bekerja diam-diam. Bila alamat perangkat berubah, batasnya ikut menempel ke perangkat lain, persoalannya dijelaskan di panduan IP lokal, DHCP, dan bentrok alamat.
Isi batas unduh dan unggah
Perhatikan satuannya. Sebagian router meminta angka dalam kilobit, bukan megabit, salah membaca membuat Anda menetapkan batas seribu kali lebih kecil dari yang dimaksud.
Uji dari perangkat yang dibatasi
Jalankan uji kecepatan dari perangkat itu sendiri, bukan dari perangkat lain. Bila angkanya tidak berubah, biasanya alamat IP-nya tidak cocok dengan yang Anda daftarkan.
Angka yang wajar
| Keperluan | Batas yang memadai |
|---|---|
| Menjelajah dan aplikasi pesan | 1–2 Mbps |
| Video kualitas sedang | 3–5 Mbps |
| Rapat daring | 4–8 Mbps, unggah minimal 3 |
| Video kualitas tinggi | 15–25 Mbps |
Untuk pengunjung di tempat usaha, 3 sampai 5 Mbps per perangkat sudah memadai. Menurunkannya di bawah 2 Mbps membuat pengalaman terasa rusak, dan keluhan yang muncul dari situ biasanya lebih merepotkan daripada masalah yang hendak diselesaikan.
Mengutamakan, bukan membatasi
Untuk sebagian besar keadaan, ini pendekatan yang lebih tepat. Alih-alih menahan sebagian perangkat, Anda menaikkan prioritas yang benar-benar penting.
Yang layak diutamakan: komputer kasir, perangkat rapat daring, dan mesin pembayaran. Yang biasanya tidak perlu: televisi pintar dan konsol permainan, keduanya menyimpan cadangan dan tidak terganggu oleh jeda singkat.
Bila prioritas dipakai untuk permainan daring, perhatikan bahwa yang menentukan di sana adalah kestabilan jeda, bukan besarnya kapasitas. Batas manfaat perangkat khusus untuk itu dibahas di panduan router gaming perlu atau tidak.
Fitur yang lebih berguna daripada batas angka
Bila router Anda punya Smart Queue atau SQM, coba ini lebih dulu sebelum menyetel batas apa pun.
Cara kerjanya berbeda. Ia tidak menahan siapa pun, melainkan menata antrean sehingga tidak ada satu aliran pun yang dapat memenuhi jalur dan membuat yang lain menunggu. Hasilnya sering lebih terasa daripada membatasi perangkat satu per satu, terutama pada langganan dengan kecepatan unggah yang jauh lebih kecil daripada unduhnya, yang lazim di Indonesia.
Untuk tempat usaha
Membatasi per perangkat dapat menjadi rumit begitu jumlah pengunjung bertambah. Dua pendekatan berikut lebih tahan lama.
Pisahkan jaringannya. Beri jaringan tamu porsi kapasitas tersendiri, sehingga operasional tidak pernah ikut terdampak berapa pun ramainya, panduan memisahkan jaringan tamu.
Batasi lewat sesi, bukan angka. Voucher dengan masa berlaku menyelesaikan persoalan pengunjung yang berlama-lama tanpa perlu menyentuh pengaturan kecepatan sama sekali, panduan cara membuat voucher Wi-Fi.
Jangan membatasi perangkat kerja tanpa memeriksa apa yang dilakukannya. Printer jaringan, mesin pemindai, dan komputer yang berbagi berkas kadang terlihat memakai kapasitas besar padahal sedang mengerjakan pekerjaan yang memang perlu. Membatasinya membuat pencetakan tersendat tanpa pesan kesalahan, panduan berbagi printer lewat Wi-Fi.
Bila batasnya tidak bekerja
- Alamat IP perangkat berubah. Penyebab paling umum. Tetapkan alamat tetap lebih dulu.
- Aturan dibuat untuk pita yang salah. Pada sebagian router, 2,4 GHz dan 5 GHz punya daftar terpisah.
- Satuan salah baca. Kilobit dan megabit berbeda seribu kali.
- Perangkat memakai alamat MAC acak. Ponsel modern menyamarkan alamatnya per jaringan, sehingga aturan lama tidak lagi mengenalinya.
- Kapasitasnya memang kurang. Bila langganan Anda sudah penuh sebelum ada yang berlebihan, membatasi hanya membagi kekurangan, panduan memilih paket internet untuk usaha.
Untuk komputer meja yang tersambung lewat adapter Wi-Fi, periksa juga bahwa kecepatannya tidak sedang dibatasi oleh perangkat kerasnya sendiri, hal yang sering keliru dikira pembatasan router, panduan memilih adapter Wi-Fi USB.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah semua router bisa membatasi kecepatan per perangkat?
Tidak. Fitur ini biasanya bernama QoS, Bandwidth Control, atau Traffic Control, dan banyak router murah tidak memilikinya sama sekali. Sebagian hanya menyediakan prioritas kasar tanpa angka batas yang dapat disetel.
Kenapa jaringan tetap terasa lambat meski sudah dibatasi?
Karena yang membuat jaringan terasa lambat sering bukan besarnya unduhan, melainkan antrean. Satu perangkat yang mengunggah terus-menerus dapat membuat seluruh jaringan terasa tersendat meski memakai sedikit kapasitas. Fitur yang menolong untuk itu biasanya bernama Smart Queue atau SQM.
Lebih baik membatasi kecepatan atau memisahkan jaringan?
Untuk tempat usaha, memisahkan jaringan tamu dari operasional hampir selalu lebih tepat. Pembatasan angka menahan pemakaian berlebih, tapi pemisahan menjamin kasir dan komputer kerja tidak pernah ikut terdampak sejak awal.
Berapa batas yang wajar untuk pengguna tamu?
Sekitar 3 sampai 5 Mbps per perangkat sudah cukup untuk menjelajah, membuka peta, dan memutar video kualitas sedang. Menurunkannya di bawah 2 Mbps membuat pengalaman terasa rusak, dan itu biasanya menimbulkan keluhan yang lebih merepotkan daripada masalah aslinya.