Seseorang memasang perekam CCTV di toko, membuka port di router, lalu mencatat alamat IP publiknya supaya bisa melihat kamera dari rumah. Seminggu lancar. Suatu pagi aplikasinya tidak tersambung lagi, padahal tidak ada yang mengubah pengaturan.

Yang berubah adalah alamat IP-nya. Kebanyakan paket internet rumah dan UMKM memakai IP dinamis: penyedia boleh memberi alamat baru kapan saja, misalnya setelah router menyala ulang atau listrik padam. DDNS dibuat untuk masalah ini.

Cara kerjanya

DNS menerjemahkan nama seperti contoh.com menjadi alamat IP; dasar-dasarnya ada di apa itu DNS dan cara kerjanya. DDNS (Dynamic DNS) adalah DNS yang catatannya diperbarui otomatis.

  1. Anda mendaftar nama, misalnya tokosaya.ddns.net, di penyedia DDNS.
  2. Router, perekam CCTV, atau NAS di lokasi menjalankan klien DDNS. Setiap beberapa menit, atau setiap kali alamat publik berubah, ia melapor ke penyedia: "alamat saya sekarang ini".
  3. Penyedia memperbarui catatan nama tersebut.
  4. Dari luar, Anda cukup menghubungi tokosaya.ddns.net, dan nama itu selalu mengarah ke alamat yang terbaru.

Banyak router sudah punya menu DDNS bawaan, biasanya di bagian Advanced, Network, atau WAN. Sebagian merek bahkan memberi nama gratis di domain milik mereka sendiri, sehingga Anda cukup menyalakan satu sakelar.

Syarat yang sering tidak terpenuhi

DDNS hanya memberi nama. Ia tidak membuat lokasi Anda bisa dihubungi. Untuk itu, router harus memegang IP publik yang sungguhan.

Di Indonesia, banyak paket rumahan berada di balik CGNAT: penyedia menaruh banyak pelanggan di belakang satu alamat publik bersama. Router Anda hanya mendapat alamat semacam 100.64.x.x atau 10.x.x.x di sisi WAN. DDNS tetap bisa melaporkan alamat, tetapi alamat itu milik bersama dan tidak bisa diarahkan ke perangkat Anda. Penjelasan lengkapnya di apa itu NAT dan CGNAT.

Cara cepat memeriksanya: bandingkan alamat WAN di halaman status router dengan alamat yang ditampilkan situs pengecek IP. Kalau sama, Anda punya IP publik dan DDNS akan berguna. Kalau berbeda, minta IP publik ke penyedia; sebagian memberikannya gratis atas permintaan, sebagian sebagai layanan tambahan berbayar. Perbandingan untuk usaha ada di IP statis vs dinamis untuk usaha.

Syarat kedua adalah port forwarding: router harus tahu perangkat mana di dalam yang menerima koneksi dari luar. Langkahnya di cara port forwarding di router.

Kegunaan yang umum

KeperluanCatatan
Melihat perekam CCTV dari luarSering lebih aman lewat aplikasi cloud pabrikan atau VPN daripada membuka port langsung
Mengakses NAS atau berkas kantorPakai koneksi terenkripsi; lihat memilih NAS
VPN ke jaringan rumah atau kantorPenggunaan DDNS yang paling dianjurkan: hanya satu port yang terbuka
Server game atau situs kecilPerhatikan syarat layanan penyedia; sebagian paket rumahan melarang server
Masuk ke halaman admin router dari luarSebaiknya dihindari

Risiko yang ikut datang

Nama DDNS membuat perangkat Anda lebih mudah ditemukan, oleh Anda dan juga oleh orang lain. Port yang terbuka ke internet akan dipindai oleh program otomatis dalam hitungan jam. Kalau di baliknya ada perekam CCTV dengan sandi bawaan atau firmware lama, DDNS hanya mempermudah penyusup menemukannya lagi setelah alamat berganti.

  • Ganti sandi bawaan setiap perangkat yang dibuka ke luar.
  • Perbarui firmware perangkat itu secara berkala.
  • Buka sesedikit mungkin port. Satu port VPN lebih aman daripada lima port untuk lima perangkat.
  • Matikan akses admin router dari sisi WAN.
  • Periksa daftar port yang dibuka otomatis; UPnP kadang menambah port tanpa Anda sadari.

Kamera adalah perangkat yang paling sering bermasalah di sini; pembahasannya ada di keamanan kamera CCTV Wi-Fi.

Kalau tidak bisa mendapat IP publik

Ada beberapa cara menjangkau perangkat di rumah tanpa IP publik dan tanpa DDNS. Aplikasi cloud bawaan kamera dan NAS menyambung keluar ke server pabrikan, lalu Anda terhubung lewat server itu. Layanan VPN berbasis mesh dan layanan tunnel bekerja dengan cara serupa: perangkat di rumah yang memulai koneksi keluar, sehingga CGNAT tidak menjadi penghalang. Cara-cara ini sering lebih mudah dan lebih aman bagi rumah tangga dan usaha kecil daripada membuka port, dengan catatan Anda memercayai penyedia layanannya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah DDNS sama dengan IP statis?

Tidak. IP statis berarti alamatnya memang tidak pernah berubah. DDNS tetap memakai alamat yang berubah-ubah, tetapi memperbarui nama domain setiap kali alamat itu berganti, sehingga dari luar terlihat seolah tetap.

Kenapa DDNS sudah aktif tetapi tetap tidak bisa diakses dari luar?

Penyebab paling umum adalah CGNAT: router Anda tidak memegang IP publik, jadi alamat yang dilaporkan DDNS bukan alamat yang bisa dihubungi dari internet. Penyebab lain adalah port forwarding yang belum dibuat atau diblokir penyedia.

Apakah layanan DDNS harus berbayar?

Tidak selalu. Banyak merek router menyediakan nama DDNS gratis untuk pemiliknya, dan ada penyedia DDNS gratis dengan syarat konfirmasi berkala. Versi berbayar umumnya menawarkan nama domain sendiri dan tanpa kewajiban konfirmasi.