Setiap musim hujan, ada pola yang berulang: badai lewat semalam, paginya internet mati, dan ternyata router atau ONT tidak mau menyala lagi. Petirnya mungkin tidak menyambar rumah Anda sama sekali. Cukup menyambar tiang listrik, pohon, atau kabel di ujung gang.

Kabar baiknya, sebagian besar kerusakan seperti ini bisa dicegah dengan alat yang murah, asalkan alatnya benar dan dipasang di jalur yang benar.

Dari mana lonjakan masuk

Sambaran langsung ke rumah jarang terjadi, dan kalau terjadi hampir tidak ada perangkat rumah tangga yang selamat. Yang jauh lebih sering adalah lonjakan tidak langsung: tegangan sesaat yang sangat tinggi, menjalar lewat kabel yang terhubung ke luar rumah.

  • Kabel listrik PLN. Jalur paling umum. Sambaran di dekat jaringan distribusi menjalar ke banyak rumah sekaligus.
  • Kabel jaringan yang keluar gedung. Kabel LAN ke pos satpam, ke rumah sebelah, atau ke access point di halaman berfungsi seperti antena yang panjang.
  • Kabel tembaga dari penyedia, misalnya kabel telepon untuk layanan lama atau kabel koaksial. Kabel fiber sendiri tidak menghantarkan listrik, tetapi ONT-nya tetap dicolokkan ke listrik.

Lonjakan juga tidak selalu datang dari petir. Listrik yang padam lalu menyala kembali, atau pompa air dan AC yang menyala bersamaan, bisa menimbulkan lonjakan kecil yang berulang. Satu kali tidak merusak. Ratusan kali dalam setahun memperpendek umur adaptor.

Empat alat yang sering tertukar

Stop kontak biasa. Hanya membagi colokan. Saklar dan lampu indikatornya tidak memberi perlindungan apa pun. Banyak orang merasa aman memakai ini, padahal tidak ada yang berubah dibanding mencolok langsung ke dinding.

Stop kontak dengan pelindung lonjakan (surge protector). Di dalamnya ada komponen yang membelokkan tegangan berlebih ke kabel arde. Cirinya jelas: kemasannya mencantumkan angka joule atau arus maksimum, dan biasanya ada lampu kecil bertuliskan protected atau grounded. Ini perlindungan dasar yang paling masuk akal untuk router.

Stabilizer. Dibuat untuk tegangan yang naik turun perlahan, misalnya di daerah yang tegangannya sering turun ke 180 volt di malam hari. Stabilizer tidak dirancang untuk lonjakan sesaat dari petir, dan untuk router yang memakai adaptor modern biasanya tidak diperlukan. Adaptornya sudah menerima rentang tegangan yang lebar.

UPS. Tugas utamanya menjaga perangkat tetap menyala saat listrik padam, seperti dibahas di UPS untuk router saat mati lampu. Sebagian UPS juga punya pelindung lonjakan, tetapi kualitasnya sangat beragam. Periksa spesifikasinya, jangan menganggapnya otomatis.

Arde menentukan semuanya

Ini bagian yang paling sering dilewati. Pelindung lonjakan bekerja dengan membuang tegangan berlebih ke kabel arde. Kalau stop kontak di dinding tidak punya arde, pelindungnya tidak punya tempat membuang.

Banyak rumah di Indonesia, terutama bangunan lama atau rumah yang instalasinya dikerjakan seadanya, memakai stop kontak tanpa arde atau stop kontak berarde yang kabel ardenya tidak tersambung ke mana-mana. Cara memeriksanya:

  • Lihat lampu indikator pada surge protector. Banyak produk menyalakan lampu grounded hanya kalau ardenya terdeteksi.
  • Gunakan penguji stop kontak, alat kecil yang dicolokkan dan menunjukkan apakah kabel fase, netral, dan arde terpasang benar.
  • Tanyakan ke teknisi listrik kalau ragu. Memasang arde yang benar adalah pekerjaan instalasi listrik, bukan pekerjaan jaringan, dan manfaatnya untuk seluruh rumah.

Kalau sedang membangun atau merenovasi, ini saat termurah untuk membereskannya. Perencanaannya dibahas bersama kabel jaringan di merencanakan jaringan saat membangun rumah.

Jangan lupa jalur kabel LAN

Melindungi colokan listrik tetapi membiarkan kabel LAN keluar gedung tanpa perlindungan sama seperti mengunci pintu depan dan membiarkan pintu belakang terbuka. Lonjakan yang masuk lewat kabel LAN sering merusak port tertentu di router atau switch, dan kadang ikut merusak perangkat di ujung lainnya.

  • Pasang pelindung lonjakan khusus Ethernet di kabel yang keluar gedung, dekat titik kabel masuk, dan sambungkan ke arde.
  • Untuk perangkat luar ruangan bertenaga PoE, pilih pelindung yang mendukung PoE agar dayanya tetap mengalir. Dasarnya ada di PoE untuk jaringan, dan pemasangan perangkat di luar ada di access point luar ruangan.
  • Untuk jarak jauh antar gedung, fiber adalah jawaban yang paling tuntas karena tidak menghantarkan listrik sama sekali.

Saat badai benar-benar datang

Kalau petir terdengar sangat dekat dan Anda tidak sedang membutuhkan internet, mencabut adaptor router dan ONT dari stop kontak adalah perlindungan paling pasti. Tidak ada alat yang lebih andal daripada jarak udara beberapa sentimeter.

Beberapa catatan agar kebiasaan ini tidak menimbulkan masalah lain:

  • Cabut juga kabel LAN yang keluar gedung kalau ada, bukan hanya listriknya.
  • Jangan mencabut saat petir sedang menyambar-nyambar di dekat rumah. Cabut sebelum badai memuncak, atau tunggu sampai reda.
  • Setelah menyalakan kembali, beri waktu. ONT dan router perlu beberapa menit untuk tersambung lagi. Kalau tidak kunjung normal, urutan pemeriksaannya ada di jaringan bermasalah setelah mati lampu.

Kalau sudah terlanjur rusak

Periksa dari yang paling murah lebih dulu. Sering kali yang rusak hanya adaptornya, bukan routernya. Cara memeriksa dan memilih penggantinya dibahas di adaptor router rusak dan cara menggantinya.

  • Router menyala tetapi satu port mati: kemungkinan besar lonjakan masuk lewat kabel LAN di port itu. Pindahkan kabel ke port lain, lalu pasang pelindung di jalur tersebut.
  • ONT mati total: ONT biasanya milik penyedia. Hubungi penyedia, jangan membeli pengganti sendiri. Perangkat dari penyedia umumnya diganti tanpa biaya kalau kerusakannya bukan karena kelalaian.
  • Router sering restart setelah badai: tanda adaptor atau komponen dayanya melemah. Gejalanya mirip dengan yang dijelaskan di router sering restart sendiri.

Gangguan internet saat hujan tidak selalu berarti perangkat rusak. Kadang yang terganggu jaringan penyedianya, dan bedanya dibahas di internet bermasalah saat hujan.

Susunan yang masuk akal

Untuk kebanyakan rumah, tiga langkah ini sudah menutup sebagian besar risiko:

  1. Pastikan stop kontak tempat router dicolokkan punya arde yang benar.
  2. Colokkan router, ONT, dan switch ke surge protector sungguhan, atau ke UPS yang memang punya perlindungan lonjakan.
  3. Lindungi setiap kabel LAN yang keluar gedung, atau ganti dengan fiber.

Ditambah kebiasaan mencabut saat badai besar, perangkat jaringan Anda punya peluang jauh lebih baik untuk mencapai umur wajarnya. Perawatan lainnya ada di merawat router agar awet.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah stop kontak biasa sudah melindungi router dari petir?

Tidak. Stop kontak biasa, termasuk yang punya saklar dan lampu, hanya membagi colokan. Perlindungan lonjakan butuh komponen khusus di dalamnya, dan produk yang memilikinya akan menyebutkan perlindungan surge beserta angka joule atau arus maksimumnya.

Kalau sudah memakai UPS, apakah masih perlu surge protector?

Tergantung jenis UPS-nya. Banyak UPS murah hanya melindungi colokan yang terhubung ke baterai, dan perlindungan lonjakannya terbatas. Yang lebih penting, UPS tidak melindungi jalur kabel LAN, kabel telepon, atau kabel antena yang juga bisa membawa lonjakan.

Bagaimana tahu router rusak karena lonjakan listrik?

Tanda yang umum: router mati total setelah badai, port LAN tertentu tidak lagi menyala, atau adaptor berbau gosong. Kalau beberapa perangkat yang tersambung kabel rusak bersamaan, hampir pasti lonjakannya masuk lewat listrik atau kabel jaringan.