Begitu VPN dinyalakan, setiap data yang keluar dari perangkat tidak lagi langsung menuju tujuannya. Ia dienkripsi, dikirim ke server VPN, dibuka di sana, lalu baru diteruskan. Jawaban dari tujuan menempuh jalan yang sama untuk kembali.

Karena itu VPN selalu membuat internet sedikit lebih lambat. Pertanyaannya bukan apakah melambat, melainkan apakah perlambatannya masuk akal, dan bagian mana yang dapat diperbaiki.

Sumber perlambatan

  • Jarak tambahan. Server VPN di benua lain menambah ratusan milidetik ke setiap permintaan, meski situs yang dituju berada di kota yang sama. Latensi tinggi juga menurunkan kecepatan unduh, karena sambungan TCP menunggu konfirmasi sebelum mengirim data berikutnya.
  • Kerja enkripsi. Perangkat harus mengenkripsi dan membuka setiap paket. Laptop modern hampir tidak merasakannya; router lama yang menjalankan VPN untuk seluruh rumah sangat merasakannya.
  • Beban server. Server VPN gratis atau server populer pada jam sibuk dipakai ribuan orang sekaligus. Risiko lain dari layanan gratis dibahas di panduan bahaya aplikasi VPN gratis.
  • Pilihan protokol. Sebagian protokol lebih berat daripada yang lain, dan mode TCP dapat tersendat parah pada sambungan yang kurang stabil.
  • Ukuran paket. VPN membungkus setiap paket dengan header tambahan. Bila ukuran paket tidak disesuaikan, sebagian paket harus dipecah atau malah hilang.
  • DNS yang ikut pindah negara. Banyak layanan video dan unduhan memilih server terdekat berdasarkan lokasi DNS. Bila DNS ikut lewat server VPN di luar negeri, konten bisa dikirim dari server yang jauh, walaupun tersedia salinannya di Indonesia.

Ukur dengan adil

Tanpa pembanding, sulit mengetahui apakah yang lambat VPN-nya atau internetnya sendiri. Lakukan langkah ini pada jam yang sama dan dari tempat yang sama:

  1. Tanpa VPN, lakukan tes kecepatan dua atau tiga kali dan catat unduh, unggah, serta ping. Caranya ada di panduan cara cek kecepatan internet.
  2. Nyalakan VPN, ulangi tes dengan server tes yang sama.
  3. Bandingkan ping. Kenaikan ping kira-kira sama dengan jarak tambahan ke server VPN. Server VPN di Singapura biasanya hanya menambah belasan sampai puluhan milidetik dari Jawa; server di Eropa atau Amerika menambah jauh lebih banyak.
  4. Ulangi dengan server VPN lain di negara yang sama. Bila hasilnya sangat berbeda, masalahnya beban server, bukan sambungan Anda.

Bila internet sudah lambat tanpa VPN, perbaiki dulu sambungannya. Langkah memeriksa jalurnya ada di panduan memakai ping dan traceroute.

Memilih protokol

Kebanyakan aplikasi VPN menyediakan pilihan protokol di menu Settings atau Connection. Gambaran umumnya:

ProtokolKelebihanKekurangan
WireGuardRingan, umumnya paling cepat, cepat tersambung kembali saat berpindah jaringanHanya UDP, sehingga bisa diblokir di jaringan yang ketat
IKEv2/IPsecStabil di ponsel, didukung bawaan di Windows, macOS, dan iOSKadang diblokir di Wi-Fi publik atau jaringan kantor
OpenVPN UDPMatang dan luas dukungannyaLebih berat bagi prosesor, biasanya lebih lambat daripada WireGuard
OpenVPN TCPPaling mudah menembus firewall, sering memakai port 443Paling lambat, tersendat parah bila sambungan sering kehilangan paket

Urutan yang masuk akal: coba WireGuard dulu, lalu IKEv2 atau OpenVPN UDP, dan pakai OpenVPN TCP hanya bila yang lain tidak bisa tersambung. Mode TCP lambat karena dua lapisan TCP saling mengulang pengiriman saat ada paket hilang.

Urutan perbaikan

  1. Pilih server terdekat yang masih memenuhi kebutuhan. Bila VPN dipakai untuk keamanan di Wi-Fi publik, server di negara sendiri atau negara tetangga sudah cukup. Alasannya dibahas di panduan VPN untuk Wi-Fi publik.
  2. Ganti protokol sesuai urutan di atas.
  3. Pindah server bila server yang dipilih sedang padat. Banyak aplikasi menampilkan persentase beban.
  4. Matikan fitur tambahan yang tidak perlu. Double VPN atau multi-hop melewatkan data ke dua server, dan mode penyamaran (obfuscation atau stealth) menambah beban. Keduanya hanya perlu di jaringan yang memblokir VPN.
  5. Nyalakan split tunneling bila VPN hanya dibutuhkan untuk aplikasi tertentu. Di banyak aplikasi, pilihan ini ada di Settings dengan nama Split tunneling, App exclusion, atau Bypass. Keluarkan aplikasi video, game, dan pembaruan sistem dari terowongan.
  6. Periksa izin baterai di ponsel. Mode hemat daya dapat memperlambat atau menghentikan aplikasi VPN di latar belakang. Tips lain untuk ponsel ada di panduan mempercepat internet di HP.

VPN kantor

VPN kantor sering disetel sebagai full tunnel: seluruh lalu lintas melewati kantor, termasuk video dan media sosial. Bila sambungan internet kantor kecil, semua karyawan yang bekerja dari rumah berbagi jalur sempit yang sama.

Ini bukan hal yang dapat diubah karyawan sendiri. Yang dapat dilakukan adalah melaporkan kepada tim TI dengan data, kecepatan dengan dan tanpa VPN, jam kejadian, dan menanyakan apakah split tunneling dapat diaktifkan untuk lalu lintas yang tidak berhubungan dengan pekerjaan. Sementara itu, matikan VPN kantor saat tidak sedang memakai sistem kantor, bila kebijakan perusahaan mengizinkan.

Bila gejalanya aneh, bukan sekadar lambat

Bila dengan VPN sebagian situs tidak mau terbuka sama sekali, halaman berhenti di tengah, atau hanya unggahan besar yang gagal, penyebabnya sering bukan kecepatan melainkan ukuran paket. Penjelasan dan cara memeriksanya ada di panduan apa itu MTU. Menurunkan MTU di pengaturan aplikasi VPN, misalnya ke 1400 atau 1380, biasanya menyelesaikannya.

Bila situs terbuka tetapi selalu tampil dalam bahasa negara lain, atau video diputar dari server yang jauh, periksa DNS. Banyak aplikasi VPN punya pilihan memakai DNS milik layanan itu sendiri; mengganti server VPN ke negara terdekat biasanya sudah cukup.

VPN di router

Menjalankan VPN di router membuat semua perangkat terlindungi sekaligus, tetapi router rumahan jarang punya prosesor yang cukup kuat. Kecepatan yang tertahan di angka rendah berapa pun paketnya adalah tanda router yang kewalahan. Pada router yang mendukung keduanya, WireGuard jauh lebih ringan daripada OpenVPN. Untuk kebanyakan orang, VPN di masing-masing perangkat tetap lebih cepat.

Gejala, penyebab, dan perbaikannya

GejalaPenyebab paling mungkinPerbaikan
Ping naik ratusan milidetikServer VPN jauhPilih server di negara terdekat
Kecepatan rendah di satu server, normal di server lainServer padatPindah server, hindari jam sibuk
Kecepatan tertahan di angka yang sama apa pun paketnyaProsesor router atau perangkat kewalahanPakai WireGuard, atau jalankan VPN di perangkat
Sangat tersendat di Wi-Fi yang kurang stabilMode TCPBeralih ke UDP atau WireGuard
Sebagian situs tidak terbuka, unggahan besar gagalMTU terlalu besarTurunkan MTU di aplikasi VPN
Video dikirim dari server luar negeriDNS lewat server VPN yang jauhPilih server lebih dekat atau pakai split tunneling
Lambat hanya saat VPN kantor menyalaFull tunnel ke sambungan kantor yang kecilLaporkan ke TI dengan data

Mitos yang sering terdengar

  • "VPN mahal pasti cepat." Kecepatan lebih ditentukan oleh jarak server, protokol, dan beban saat itu daripada harga.
  • "Server dengan ping terendah di daftar selalu yang tercepat." Server dekat yang padat bisa lebih lambat daripada server sedikit lebih jauh yang sepi.
  • "Lewat dua server berarti dua kali lebih aman, tanpa biaya." Setiap server tambahan menambah jarak dan beban.
  • "VPN membuat game lebih lancar." Hanya bila rute penyedia ke server game memang buruk. Biasanya justru menambah ping.

Kesimpulan

Penurunan sedikit itu wajar. Bila berlebihan, ukur dengan dan tanpa VPN, pilih server terdekat, ganti ke WireGuard atau protokol UDP, matikan fitur tambahan yang tidak perlu, dan pakai split tunneling. Bila sebagian situs tidak mau terbuka, periksa MTU. Untuk VPN kantor, bawa datanya ke tim TI.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa penurunan kecepatan yang wajar saat memakai VPN?

Dengan server di negara yang sama atau negara tetangga dan protokol modern, penurunan 10–30% masih wajar. Bila kecepatan turun lebih dari separuh, biasanya ada yang dapat diperbaiki: jarak server, protokol, atau beban server.

Apakah VPN dapat membuat internet lebih cepat?

Jarang, dan hanya dalam keadaan khusus, misalnya bila penyedia internet memperlambat jenis lalu lintas tertentu, atau rute penyedia ke suatu layanan buruk. Pada keadaan normal, VPN selalu menambah beban.

Apa itu split tunneling?

Pengaturan yang membuat hanya sebagian lalu lintas melewati VPN, misalnya hanya sistem kantor, sementara sisanya langsung ke internet. Hasilnya, video, pembaruan, dan penjelajahan biasa tidak ikut melambat.

Kenapa VPN sering putus sendiri?

Penyebab yang paling umum adalah sinyal Wi-Fi atau seluler yang naik-turun, ponsel yang mematikan aplikasi di latar belakang untuk menghemat baterai, dan jaringan yang membatasi lalu lintas UDP. Coba izinkan aplikasi VPN berjalan tanpa pembatasan baterai, pakai WireGuard atau IKEv2 yang cepat tersambung kembali, atau beralih ke mode TCP bila jaringannya memang ketat.

Apakah VPN membuat ping game naik?

Hampir selalu ya, karena paket harus mampir ke server VPN dulu sebelum ke server game. Bila server VPN berada di antara Anda dan server game, misalnya keduanya di Singapura, kenaikannya bisa kecil. Untuk bermain game, sebaiknya keluarkan game dari VPN lewat split tunneling.