Saat internet terasa bermasalah, pertanyaan terpentingnya adalah: di mana? Di sinyal Wi-Fi, di router, atau di jaringan penyedia? Ping dan traceroute sudah terpasang di setiap komputer dan menjawab pertanyaan itu tanpa aplikasi tambahan.

Ping: apakah alamat ini membalas, dan seberapa cepat?

Ping mengirim paket kecil ke sebuah alamat dan mengukur waktu balasannya dalam milidetik (ms).

  • Windows: buka Command Prompt, ketik ping -n 20 8.8.8.8
  • macOS/Linux: buka Terminal, ketik ping -c 20 8.8.8.8

Di akhir hasil, perhatikan dua angka: Lost (persentase paket hilang) dan Average (rata-rata waktu). Paket hilang lebih dari 1–2% pada koneksi kabel atau Wi-Fi dekat router sudah patut dicurigai.

Metode tiga langkah

Kuncinya adalah melakukan ping bertahap dari yang terdekat ke yang terjauh:

  1. Ping ke router: biasanya 192.168.1.1 atau 192.168.0.1. Alamat pastinya terlihat sebagai Default Gateway pada perintah ipconfig.
  2. Ping ke internet: misalnya 8.8.8.8 atau 1.1.1.1.
  3. Ping ke nama situs: misalnya google.com.

Cara membaca hasilnya:

  • Langkah 1 sudah buruk (paket hilang atau waktu naik-turun tinggi): masalah ada di Wi-Fi atau router. Coba dengan kabel LAN; bila kabel lancar, sumbernya sinyal Wi-Fi. Lihat panduan Wi-Fi putus-nyambung.
  • Langkah 1 bagus, langkah 2 buruk: jaringan rumah sehat, gangguan ada di jalur ke penyedia atau jaringan penyedia.
  • Langkah 2 bagus, langkah 3 gagal dengan pesan tidak dapat menemukan host: masalahnya di DNS. Lihat panduan DNS server tidak merespons.

Traceroute: jalur mana yang dilewati?

Traceroute menampilkan setiap router yang dilewati paket menuju tujuan, beserta waktu tempuh ke masing-masing.

  • Windows: tracert 8.8.8.8
  • macOS/Linux: traceroute 8.8.8.8

Baris pertama biasanya router rumah Anda, beberapa baris berikutnya milik penyedia internet, lalu sisanya jaringan menuju tujuan.

Membaca hasil traceroute tanpa salah paham

  • Bintang (* * *) di tengah jalur umumnya bukan gangguan. Banyak router sengaja tidak membalas.
  • Satu baris dengan waktu tinggi, tetapi baris sesudahnya normal juga bukan gangguan. Router itu hanya memprioritaskan meneruskan lalu lintas daripada membalas traceroute.
  • Waktu melonjak di satu baris dan tetap tinggi sampai tujuan: itulah titik yang patut dicurigai. Lonjakan wajar terjadi saat jalur menyeberang ke luar negeri.
  • Jalur berhenti total di baris kedua atau ketiga menunjukkan putus di sisi penyedia.

Membawa hasilnya ke penyedia internet

Salin hasil ping ke router, ping ke 8.8.8.8, dan traceroute, lalu sertakan jam pengambilannya. Bukti ini membuat laporan jauh lebih sulit dijawab dengan "silakan restart modem". Hak pelanggan saat layanan tidak sesuai dibahas di panduan hak pelanggan internet lambat.

Ping bertahap ke router, ke internet, lalu ke nama situs untuk memisahkan masalah Wi-Fi, penyedia, dan DNS. Pakai traceroute untuk melihat di titik mana waktu melonjak dan tetap tinggi, dan abaikan bintang atau lonjakan tunggal yang tidak berlanjut.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa arti "Request timed out" pada ping?

Tidak ada balasan dalam batas waktu. Bila terjadi sesekali, itu tanda paket hilang. Bila terus-menerus pada satu alamat, bisa berarti alamat itu mati atau memang tidak membalas ping.

Kenapa ada baris bintang (* * *) di traceroute?

Banyak router di jaringan penyedia tidak membalas permintaan traceroute demi keamanan. Selama baris setelahnya tetap muncul dan tujuan tercapai, bintang itu bukan masalah.

Berapa ping yang dianggap bagus?

Ke router rumah lewat Wi-Fi idealnya di bawah 10 ms. Ke server di Indonesia umumnya di bawah 30 ms pada fiber, sedangkan ke server luar negeri wajar bila jauh lebih tinggi.