Pertanyaan tentang internet cadangan hampir selalu datang terlambat, sehari setelah kejadian yang membuatnya terasa perlu.
Dan jawabannya bukan "ya, semua usaha perlu". Sebagian usaha memang tidak perlu, dan membelikannya cadangan berarti membayar setiap bulan untuk persoalan yang tidak mereka punya.
Hitung dulu, baru belanja
Satu-satunya angka yang menentukan adalah berapa kerugian per jam ketika internet mati. Angka itu berbeda jauh antar usaha, bahkan yang ukurannya sama.
Yang berhenti total ketika internet mati:
- Kasir yang bergantung pada sistem berbasis awan.
- Usaha yang seluruh pembayarannya digital.
- Layanan yang pesanannya masuk lewat aplikasi.
- Klinik dan praktik yang rekam medisnya daring, lihat panduan internet untuk klinik dan praktik.
Yang hanya terganggu sebagian:
- Usaha yang masih menerima tunai dan mesin kartu terpisah.
- Kafe yang Wi-Fi tamunya nilai tambah, bukan syarat berjalannya usaha.
- Kantor yang pekerjaannya sebagian besar dapat ditunda beberapa jam.
Perbandingannya jujur dan cepat: bila kerugian satu jam saja sudah melampaui biaya cadangan satu bulan, keputusannya sudah selesai. Bila mati listrik dua jam setahun sekali hanya membuat pekerjaan tertunda, uangnya lebih berguna di tempat lain.
Syarat yang sering dilewatkan: jalur harus berbeda
Ini kesalahan paling mahal pada cadangan internet, dan bentuknya selalu sama: dua langganan dari dua penyedia berbeda, yang ternyata melewati kabel yang sama.
Di banyak tempat, penyedia yang berbeda menyewa jaringan fisik yang sama, atau setidaknya melewati tiang dan gorong-gorong yang sama menuju gardu yang sama. Ketika penyebabnya kabel terpotong penggalian atau gangguan di area itu, keduanya padam bersamaan, dan Anda membayar dua langganan untuk satu titik kegagalan.
Karena itu pertanyaannya bukan "penyedia mana yang berbeda", melainkan "jalur mana yang berbeda":
- Fiber sebagai utama, seluler sebagai cadangan. Ini pasangan yang paling banyak dipakai, dan alasannya kuat: keduanya benar-benar terpisah sejak dari kabel sampai ke menara.
- Fiber sebagai utama, fiber penyedia lain sebagai cadangan. Hanya bermakna bila Anda sudah memastikan tarikannya masuk dari arah yang berbeda. Layak ditanyakan sebelum berlangganan.
- Seluler sebagai utama, seluler operator lain sebagai cadangan. Masuk akal di daerah tanpa fiber, dengan catatan menara kedua operator tidak berada di lokasi yang sama.
- Satelit sebagai cadangan. Untuk lokasi terpencil di mana tidak ada pilihan lain , lihat panduan internet satelit.
Menyusun cadangannya
Paling sederhana: hotspot dari ponsel
Sebuah ponsel cadangan dengan kartu data, dinyalakan saat dibutuhkan. Biayanya hampir tidak ada, dan untuk kasir tunggal ini sering sudah cukup. Caranya ada pada panduan membuat hotspot, dan kendala yang umum muncul dibahas di panduan hotspot HP tidak bisa connect.
Batasnya jelas: perlu ada orang yang menyalakannya, dan setiap perangkat harus dipindahkan satu per satu. Untuk lebih dari beberapa perangkat, ini melelahkan pada saat yang justru sedang genting.
Menengah: router 4G dengan SSID yang sama
Satu router seluler khusus, dipasang dengan nama jaringan dan kata sandi yang persis sama dengan jaringan utama, tetapi dalam keadaan mati.
Ketika jalur utama padam, router utama dimatikan dan router cadangan dinyalakan. Karena nama dan kata sandinya sama, seluruh perangkat menyambung kembali sendiri tanpa disentuh, dan inilah yang membuat cara ini jauh lebih baik daripada hotspot ponsel. Pemilihan perangkatnya dibahas pada panduan memilih modem MiFi dan router 4G.
Paling rapi: router dual WAN
Router dengan dua port WAN memantau jalur utama dan berpindah sendiri ketika jalur itu berhenti menjawab. Perpindahannya memakan waktu beberapa detik sampai kira-kira satu menit, tergantung pengaturannya.
Ini yang pantas dipilih bila usaha Anda benar-benar berhenti tanpa internet. Yang perlu diperiksa sebelum membeli: apakah port WAN keduanya dapat menerima modem USB atau hanya kabel, dan apakah perpindahannya dapat diuji tanpa mencabut apa pun.
Tidak semuanya perlu ikut pindah
Jalur cadangan hampir selalu lebih lambat dan berkuota. Memindahkan seluruh jaringan ke sana akan menghabiskannya dalam hitungan jam, sering oleh hal yang sama sekali tidak mendesak.
Susun urutannya sebelum kejadian:
- Wajib jalan: kasir, mesin pembayaran, telepon kantor.
- Sebaiknya jalan: surel, pesan ke pelanggan, pesanan masuk.
- Boleh menunggu: Wi-Fi tamu, unggahan cadangan, pembaruan perangkat.
- Harus dihentikan: pemutaran video, sinkronisasi awan berukuran besar.
Cara paling mudah menegakkan urutan itu adalah dengan mematikan Wi-Fi tamu selama jalur cadangan aktif, atau membatasi kecepatannya sangat rendah, lihat panduan membatasi kecepatan Wi-Fi. Bila jaringan tamu sudah terpisah sejak awal seperti pada panduan memisahkan jaringan tamu, ini tinggal satu saklar.
Cadangan internet tanpa cadangan listrik itu setengah jadi
Sebagian besar gangguan internet di Indonesia berbarengan dengan padamnya listrik. Router cadangan yang ikut mati bersama listrik tidak menyelesaikan apa pun.
Satu UPS kecil yang menghidupi router dan switch sudah menutup sebagian besar kejadian, dan harganya jauh lebih rendah daripada yang diduga orang. Rinciannya ada pada panduan UPS untuk router saat mati lampu.
Bila perangkat Anda tersebar dan diberi daya lewat kabel jaringan, satu UPS di rak dapat menghidupi semuanya sekaligus, lihat panduan PoE.
Cadangan yang tidak diuji bukan cadangan
Ini bagian yang paling sering dilewati, dan yang paling menentukan.
Kartu data yang tidak pernah dipakai bisa saja sudah hangus masa aktifnya. Router cadangan yang disimpan setahun bisa saja kata sandinya sudah tidak diingat siapa pun. Perpindahan otomatis yang tidak pernah dicoba bisa saja memang tidak pernah menyala sejak dipasang.
Latihan sekali setiap tiga bulan sudah cukup, dan tidak perlu lama:
- Cabut jalur utama pada jam sepi.
- Catat berapa lama sampai semuanya berjalan kembali.
- Pastikan kasir dan mesin pembayaran benar-benar dapat menyelesaikan satu transaksi.
- Pasang kembali jalur utama, dan pastikan sistemnya kembali ke sana.
Langkah terakhir itu sering terlupa. Jaringan yang tetap bertahan di jalur cadangan setelah jalur utama pulih akan menghabiskan kuota diam-diam sepanjang minggu.
Tulis langkahnya, jangan disimpan di kepala
Satu lembar tertempel di dekat router, berisi urutan langkah, nama jaringan, dan nomor yang perlu dihubungi. Yang berjaga saat kejadian sering bukan Anda, dan orang itu perlu dapat menjalankannya tanpa menelepon siapa pun.
Mulailah dari kerugian per jam, bukan dari perangkatnya. Bila angka itu kecil, cadangan tidak sepadan dan tidak perlu merasa bersalah karena melewatkannya.
Bila angka itu besar, satu syarat mengalahkan semua pertimbangan lain: jalur cadangan harus benar-benar terpisah dari jalur utama. Dua langganan yang melewati kabel yang sama bukan cadangan, hanya tagihan kedua.
Dan apa pun yang Anda pasang, ujilah setiap tiga bulan. Cadangan yang belum pernah dinyalakan adalah janji, bukan perlindungan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah setiap usaha perlu internet cadangan?
Tidak. Yang menentukan bukan besar kecilnya usaha, melainkan apakah usaha itu berhenti ketika internet mati. Kasir yang hanya menerima pembayaran digital berhenti total; warung yang menerima tunai tidak. Hitung kerugian per jam terlebih dahulu, dan bandingkan dengan biaya cadangan per bulan.
Apa cadangan yang paling murah dan masuk akal?
Untuk sebagian besar usaha kecil, satu kartu data pada router 4G, atau bahkan hotspot dari ponsel cadangan, sudah menyelesaikan sebagian besar kejadian. Yang penting bukan kecepatannya, melainkan bahwa ia berada pada jalur yang berbeda dari jalur utama.
Kenapa dua langganan fiber di alamat yang sama sering percuma?
Karena keduanya kerap melewati kabel dan tiang yang sama menuju gardu yang sama. Ketika penyebabnya adalah kabel putus atau pemadaman di area itu, keduanya mati bersamaan. Cadangan hanya bermakna bila jalurnya benar-benar berbeda.