Berbagi berkas antar perangkat di rumah atau kantor kecil terasa seperti urusan yang tidak perlu dipikirkan. Klik kanan, pilih bagikan, selesai. Berkasnya hanya ada di jaringan sendiri, jadi apa yang bisa salah.

Dua hal, sebenarnya. Pertama, jaringan lokal jarang sesempit yang dibayangkan. Kedua, folder bersama yang dibuat untuk satu keperluan sesaat hampir tidak pernah ditutup lagi.

Siapa sebenarnya ada di jaringan Anda

Folder bersama dapat dilihat oleh semua yang berada di jaringan yang sama. Di rumah dengan satu keluarga, itu mungkin memang hanya Anda. Tapi daftarnya biasanya lebih panjang:

  • Tamu yang pernah diberi kata sandi Wi-Fi, dan perangkatnya menyimpannya selamanya.
  • Tetangga atau penyewa, kalau kata sandinya pernah menyebar. Cara memeriksanya di cara mengetahui siapa yang pakai Wi-Fi.
  • Perangkat pintar seperti televisi, kamera, dan speaker. Perangkat inilah yang paling mungkin punya celah keamanan yang tidak pernah ditambal (keamanan perangkat pintar rumah).
  • Perangkat kerja tamu yang mungkin sedang membawa masalahnya sendiri dari tempat lain.

Ini yang membuat folder tanpa kata sandi menjadi persoalan. Bukan karena ada penyusup, melainkan karena "jaringan lokal" ternyata bukan lingkaran tertutup.

Empat hal yang menyelesaikan sebagian besar risikonya

1. Jangan berbagi tanpa kata sandi. Di Windows pengaturannya bernama berbagi yang dilindungi kata sandi, dan mematikannya berarti siapa pun di jaringan itu dapat membuka foldernya tanpa ditanya apa pun. Nyalakan, tanpa kecuali.

2. Bagikan folder, bukan seluruh drive. Membagikan drive C berarti membagikan seluruh isi komputer termasuk hal yang tidak pernah Anda maksud. Buat satu folder khusus untuk berbagi, dan hanya itu yang dibagikan.

3. Beri hak baca saja bila cukup. Kebanyakan berbagi hanya untuk dibaca orang lain. Hak tulis berarti berkas Anda dapat diubah atau dihapus, dan itu juga yang dimanfaatkan ransomware ketika ia sampai ke satu perangkat di jaringan.

4. Tandai jaringan di luar rumah sebagai publik. Ini yang ditanyakan Windows dan macOS ketika tersambung ke jaringan baru, dan jawabannya menentukan apakah komputer Anda boleh terlihat perangkat lain. Untuk kos, hotel, kafe, dan kantor orang lain, jawabannya selalu publik. Alasannya dibahas juga di cara aman memakai Wi-Fi publik.

Pisahkan yang berbagi dari yang tidak

Kalau di rumah atau usaha Anda ada tamu yang perlu internet, jaringan tamu menyelesaikan seluruh bab ini sekaligus. Perangkat di jaringan tamu tidak dapat melihat perangkat di jaringan utama, jadi folder bersama Anda tidak pernah berada di ruang yang sama dengan ponsel orang yang sedang berkunjung. Langkahnya di memisahkan jaringan tamu.

Prinsip yang sama berlaku untuk perangkat pintar. Televisi tidak pernah perlu membuka folder dokumen Anda, dan memisahkannya menghilangkan kemungkinan itu tanpa perlu percaya pada keamanan televisinya.

Kalau berbaginya sering, pindahkan ke penyimpanan jaringan

Berbagi dari laptop punya kelemahan yang praktis: berkas hanya tersedia ketika laptopnya menyala dan berada di rumah. Kalau berbagi menjadi kebiasaan, penyimpanan jaringan jauh lebih rapi. Ia punya akun terpisah per orang, hak akses per folder, dan cadangan yang berjalan sendiri. Pilihannya di memilih penyimpanan jaringan NAS dan pengaturan cadangannya di cadangan data otomatis.

Tiga hal yang wajib dilakukan pada perangkat penyimpanan sebelum dipakai: ganti kata sandi bawaannya, buat akun terpisah untuk tiap orang alih-alih satu akun bersama, dan nyalakan pembaruan otomatis (memperbarui firmware berlaku sama untuk perangkat ini).

Mengakses dari luar rumah

Ini bagian yang paling sering salah dan paling berisiko. Protokol berbagi berkas dirancang untuk jaringan tertutup, bukan untuk internet. Membuka portnya lewat port forwarding berarti mengundang seluruh internet mengetuk, dan pemindai otomatis menemukannya dalam hitungan jam. Sebagian serangan ransomware terbesar masuk lewat jalur ini.

Dua cara yang benar:

  • VPN ke jaringan rumah. Anda seolah berada di rumah, dan tidak ada satu pun port berbagi yang terbuka ke luar. Banyak router sudah punya fiturnya.
  • Layanan resmi dari pabrikan penyimpanan Anda, yang menangani sambungan dari luar tanpa membuka apa pun di router.

Risiko membuka port dan kapan ia masuk akal dibahas di cara port forwarding di router.

Membersihkan yang sudah terlanjur

Folder bersama menumpuk tanpa disadari, karena tidak ada yang mengingatkan. Sekali setahun, periksa:

  • Daftar folder yang sedang dibagikan di tiap komputer. Hampir selalu ada satu yang dibuat bertahun-tahun lalu untuk memindahkan satu berkas.
  • Akun yang masih punya akses di penyimpanan jaringan, termasuk milik orang yang sudah tidak lagi bekerja atau tinggal di sana.
  • Perangkat yang masih tersambung ke Wi-Fi Anda (perangkat di jaringan).

Kalau kata sandi Wi-Fi Anda sudah lama tidak diganti dan pernah dibagikan ke banyak orang, menggantinya adalah cara tercepat mengosongkan daftar itu (cara ganti password Wi-Fi). Dan bila ada tanda jaringan Anda pernah disusupi, langkahnya di langkah setelah Wi-Fi diretas.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah berbagi folder di jaringan rumah berbahaya?

Tidak, selama jaringannya benar-benar hanya berisi perangkat Anda dan foldernya butuh kata sandi. Yang berbahaya adalah folder tanpa kata sandi di jaringan yang juga dipakai tamu, penyewa, atau tetangga.

Kenapa laptop menanyakan jaringan ini publik atau privat?

Karena jawabannya menentukan apakah komputer Anda boleh terlihat dan dibagikan ke perangkat lain di jaringan itu. Pilih publik untuk semua jaringan di luar rumah atau kantor Anda sendiri, termasuk kos, hotel, dan kafe.

Bagaimana cara aman mengakses berkas dari luar rumah?

Lewat VPN ke jaringan rumah, atau lewat layanan resmi pabrikan penyimpanan Anda. Jangan membuka port berbagi berkas ke internet, karena protokol itu dirancang untuk jaringan tertutup dan menjadi sasaran pemindai otomatis.