Cadangan data hampir selalu gagal karena hal yang sama: ia bergantung pada seseorang yang harus mengingat. Pola yang berulang di mana-mana adalah hard disk eksternal di laci, dipakai tiga kali pada bulan pertama, lalu tidak pernah lagi. Ketika laptop akhirnya rusak, salinan terbarunya berumur delapan bulan.

Jaringan rumah memperbaiki bagian itu. Kalau tujuan penyimpanannya selalu menyala dan selalu terhubung, cadangan bisa berjalan sendiri tanpa ada yang perlu diingat.

Aturan sederhana yang sudah cukup

Pedoman lama yang masih berlaku: tiga salinan, dua media berbeda, satu di luar rumah. Untuk rumah biasa artinya kira-kira begini:

  • Data aslinya di laptop dan ponsel.
  • Satu salinan otomatis ke penyimpanan di rumah, misalnya NAS atau disk yang menempel di router.
  • Satu salinan di luar rumah, baik cloud maupun disk yang disimpan di tempat lain.

Bagian "di luar rumah" sering dilewati, padahal itu yang melindungi dari kebakaran, banjir, dan pencurian. Semua salinan di satu rumah akan hilang bersama-sama dalam kejadian yang sama.

Memilih tempat menyimpan di rumah

Ada tiga pilihan yang masuk akal, berurutan dari yang paling sederhana:

  • Disk USB yang menempel di router. Banyak router punya port USB dan bisa membagikan disk sebagai folder jaringan. Murah, lambat, dan cukup untuk dokumen dan foto.
  • NAS kecil dua bay. Paling nyaman: menyala terus, punya aplikasi cadangan sendiri untuk Windows, macOS, dan ponsel. Pertimbangannya di memilih penyimpanan jaringan NAS.
  • Komputer lama yang dijadikan server. Gratis kalau perangkatnya sudah ada, tetapi butuh perawatan dan listriknya lebih besar (biaya listrik perangkat jaringan).

Apa pun pilihannya, sambungkan dengan kabel, bukan Wi-Fi. Cadangan pertama biasanya puluhan sampai ratusan gigabita, dan lewat Wi-Fi itu bisa memakan semalam penuh sambil membuat jaringan terasa berat untuk semua orang. Lihat memilih kabel LAN.

Membuatnya berjalan sendiri

Setiap sistem sudah punya alatnya, dan tidak perlu aplikasi tambahan:

  • Windows: File History atau fitur cadangan bawaan, arahkan ke folder jaringan NAS.
  • macOS: Time Machine, yang memang dirancang untuk tujuan jaringan dan berjalan tiap jam.
  • Ponsel: unggahan foto otomatis, baik ke aplikasi NAS maupun ke layanan cloud. Ini yang paling penting bagi kebanyakan orang, karena foto adalah data yang paling tidak tergantikan.

Jadwalkan di jam tidur supaya tidak berebut jalur dengan pemakaian siang. Kalau router mendukung pengaturan prioritas, turunkan prioritas lalu lintas cadangan agar tidak mengganggu panggilan video (mengatur prioritas bandwidth).

Salinan di luar rumah, dan kenapa sinkronisasi bukan cadangan

Ini kesalahpahaman yang paling mahal. Layanan sinkronisasi menyalin perubahan ke semua perangkat, termasuk perubahan yang tidak Anda inginkan. Berkas yang terhapus di laptop ikut terhapus di cloud. Berkas yang terenkripsi ransomware ikut tersalin dalam keadaan terenkripsi.

Sinkronisasi baru menjadi cadangan bila layanannya menyimpan versi lama dan Anda tahu cara mengembalikannya. Periksa dua hal di layanan yang Anda pakai: berapa lama versi lama disimpan, dan di mana tombol memulihkannya. Kalau tidak menyimpan versi lama, pasangkan dengan disk terpisah yang dibawa ke rumah kerabat sesekali.

Unggahan pertama ke cloud akan memakai jalur unggah selama berhari-hari, dan jalur unggah biasanya jauh lebih kecil daripada unduh. Alasannya di kenapa upload lebih lambat dari download. Biarkan berjalan di malam hari dan jangan menilainya dari hari pertama.

Menjaga cadangan tetap aman

Penyimpanan cadangan berisi salinan lengkap semua yang penting, jadi ia sasaran yang menarik. Beberapa hal yang tidak boleh dilewati:

  • Ganti kata sandi bawaan NAS dan jangan buka aksesnya dari internet kecuali benar-benar perlu. Kalau perlu, pakai VPN, bukan port forwarding (port forwarding menjelaskan risikonya).
  • Nyalakan enkripsi pada disk cadangan, terutama disk yang dibawa keluar rumah.
  • Perbarui firmware NAS dan router secara berkala (memperbarui firmware router).
  • Simpan satu salinan yang tidak selalu tersambung. Ransomware menghapus semua yang bisa ia jangkau, dan disk yang tercabut tidak bisa ia jangkau.

Bagian yang paling sering dilupakan

Cadangan yang tidak pernah dipulihkan statusnya belum diketahui, bukan aman. Sekali dalam beberapa bulan, ambil satu berkas acak dari cadangan bulan lalu, buka, dan pastikan isinya benar. Pemeriksaan ini memakan dua menit dan merupakan satu-satunya cara mengetahui bahwa seluruh rangkaiannya benar-benar bekerja.

Periksa juga notifikasinya. Banyak sistem cadangan berhenti diam-diam ketika disknya penuh atau folder jaringannya berpindah, dan tidak ada yang tahu sampai saat data dibutuhkan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah menyimpan file di cloud sudah terhitung cadangan?

Belum tentu. Layanan sinkronisasi menyalin perubahan ke semua perangkat, termasuk penghapusan. File yang terhapus atau terkena ransomware ikut tersalin. Sinkronisasi baru menjadi cadangan bila layanannya menyimpan versi lama dan Anda tahu cara mengembalikannya.

Berapa sering cadangan perlu dijalankan?

Tanyakan berapa banyak pekerjaan yang sanggup Anda ulang. Kalau sehari terasa terlalu banyak, jalankan tiap beberapa jam. Untuk kebanyakan rumah, sekali sehari di malam hari sudah memadai.

Apa yang harus diuji setelah cadangan berjalan?

Pemulihannya. Ambil satu berkas acak dari cadangan bulan lalu dan buka. Cadangan yang tidak pernah dipulihkan statusnya belum diketahui, bukan aman.