Orang tua yang lanjut usia sering mendapat internet dari anaknya: dipasangkan, disetel sekali, lalu ditinggal. Sejak itu mereka menerima sendiri setiap SMS undian, telepon "dari bank", dan tautan WhatsApp dari nomor tak dikenal. Mereka juga sasaran yang disukai penipu: sopan, tidak mau merepotkan, dan segan bertanya. Panduan ini untuk anak yang mengurusnya, apa yang disiapkan dalam satu kunjungan supaya internet orang tua aman dan tetap sederhana.

Di router: tiga setelan, sekali saja

  • Amankan dasarnya. Ganti kata sandi admin router, kata sandi Wi-Fi, dan matikan WPS. Langkah lengkapnya di panduan mengamankan router rumah. Tulis kata sandi Wi-Fi di kertas dan tempel di bawah router, bagi orang tua, kertas lebih aman daripada aplikasi yang lupa cara membukanya.
  • Pasang DNS penyaring di router. Ini satu setelan yang paling banyak hasilnya. DNS keluarga (misalnya dari Cloudflare, Quad9, atau yang menyediakan mode keluarga) memblokir situs penipuan dan malware yang sudah dikenal untuk semua perangkat di rumah, tanpa memasang apa pun di ponsel mereka. Caranya dan pilihannya di panduan DNS publik.
  • Aktifkan aplikasi pengelola jarak jauh. Kebanyakan router merek besar punya aplikasi yang dapat dipakai dari kota lain untuk melihat perangkat yang tersambung, memulai ulang router, dan mengganti kata sandi. Ini yang membuat "Wi-Fi-nya mati, Nak" dapat diselesaikan tanpa perjalanan.

Di ponsel: mengurangi pintu masuk

  • Matikan pemasangan dari sumber tidak dikenal. Penipuan "undangan pernikahan" dan "resi paket" bekerja dengan meminta korban memasang berkas APK dari WhatsApp. Bila pemasangan dari luar Play Store dimatikan, seluruh kategori penipuan itu gagal di langkah pertama.
  • Nyalakan penyaring spam telepon dan SMS. Aplikasi Telepon dan Pesan bawaan Google dan Samsung punya penyaring yang menandai nomor penipu yang sudah dilaporkan. Hasilnya tidak sempurna, tetapi mengurangi banyak.
  • Sederhanakan layar utama. Sisakan aplikasi yang dipakai: telepon, WhatsApp, kamera, dan satu-dua aplikasi lain. Aplikasi yang tidak dikenal orang tua adalah aplikasi yang tidak dapat mereka bedakan dari yang palsu.
  • Mobile banking: pertimbangkan tanpa. Bila orang tua tidak benar-benar membutuhkannya, ponsel tanpa aplikasi bank adalah ponsel yang tidak dapat dikuras. Bila dibutuhkan, atur batas transfer harian yang kecil lewat bank. Panduan umumnya di keamanan mobile banking.
  • Pembaruan otomatis dinyalakan, untuk sistem dan aplikasi. Ini yang tidak akan mereka lakukan sendiri.

Satu kesepakatan yang lebih penting dari semua setelan

Setelan teknis mengurangi pintu masuk. Yang menghentikan penipuan yang lolos adalah satu kebiasaan yang disepakati bersama, diucapkan dengan jelas, dan diulang beberapa kali:

"Sebelum mengirim uang, membagikan kode apa pun, atau memasang aplikasi karena diminta seseorang, telepon saya dulu. Kapan pun. Tidak apa-apa kalau ternyata bukan penipuan."

Kalimat terakhir itu penting. Orang tua sering tidak menelepon karena takut merepotkan atau malu bila salah. Katakan secara eksplisit bahwa menelepon untuk hal yang ternyata tidak apa-apa adalah hal yang Anda inginkan. Lengkapi dengan dua fakta yang mudah diingat: bank tidak pernah meminta kode OTP lewat telepon, dan petugas mana pun tidak pernah meminta uang dipindahkan ke "rekening aman". Pola-pola penipuannya dibahas di penipuan mengaku teknisi internet dan phishing lewat Wi-Fi publik.

Mendampingi dari jauh

  • Latih berbagi layar sekali saat Anda masih di sana, lewat panggilan video WhatsApp atau Google Meet yang punya fitur bagikan layar. Saat orang tua bingung dengan sebuah pesan, mereka dapat menunjukkannya, bukan menjelaskannya.
  • Jadikan Anda kontak pemulihan untuk akun Google dan WhatsApp mereka, supaya akun yang terkunci atau dibajak dapat dipulihkan tanpa mereka harus mengingat jawaban keamanan.
  • Simpan foto label router dan nomor pelanggan internet di ponsel Anda, supaya laporan gangguan dapat Anda lakukan atas nama mereka.
  • Cek sebulan sekali lewat aplikasi router: adakah perangkat yang tidak dikenal, dan apakah firmwarenya sudah diperbarui. Lihat tanda Wi-Fi disusupi untuk yang perlu dicurigai.

Di router: amankan, pasang DNS penyaring, nyalakan pengelola jarak jauh. Di ponsel: matikan pemasangan dari sumber tak dikenal, nyalakan penyaring spam, sederhanakan, dan pertimbangkan tanpa mobile banking. Lalu satu kesepakatan yang diucapkan dengan jelas: telepon dulu sebelum mengirim uang atau kode, dan tidak apa-apa kalau ternyata bukan apa-apa.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa satu hal paling penting untuk melindungi orang tua dari penipuan daring?

Satu aturan yang disepakati: sebelum mengirim uang, membagikan kode, atau memasang aplikasi atas permintaan siapa pun, telepon anak dulu. Bukan setelan teknis, kesepakatan itu yang paling sering menghentikan penipuan.

Perlukah antivirus di ponsel orang tua?

Untuk Android, perlindungan bawaan Google Play Protect sudah cukup bila pemasangan aplikasi dari luar Play Store dimatikan. Yang lebih berguna daripada antivirus adalah mematikan pemasangan dari sumber tidak dikenal dan menyalakan penyaring spam telepon dan SMS.

Bagaimana membantu orang tua dari kota lain saat internetnya bermasalah?

Pakai router yang punya aplikasi pengelola jarak jauh (kebanyakan merek besar punya), dan pasang aplikasi berbagi layar seperti fitur bawaan Google Meet atau aplikasi bantuan jarak jauh di ponsel mereka. Latih dulu sekali sebelum benar-benar dibutuhkan.