Internet terasa lebih lambat dari biasanya, dan kecurigaan pertama biasanya sama: ada yang menumpang Wi-Fi.

Memeriksanya tidak sulit dan tidak memerlukan aplikasi apa pun. Yang sering membingungkan adalah membaca hasilnya — karena daftar yang muncul hampir tidak pernah menyebutkan nama orang.

Membuka daftar perangkat

Sumber yang paling dapat dipercaya adalah router itu sendiri. Ia melihat seluruh perangkat yang terhubung, termasuk yang sedang diam.

Buka halaman pengaturan router

Lewat peramban di alamat 192.168.1.1 atau 192.168.0.1. Alamat dan kata sandi bawaannya biasanya tertera pada stiker di badan router.

Cari menu daftar perangkat

Namanya berbeda-beda: Connected Devices, Client List, DHCP Client, Attached Devices, atau Perangkat Terhubung. Sebagian merek menaruhnya di halaman depan.

Catat isinya

Yang penting: jumlah total, nama perangkat, dan alamat MAC masing-masing. Alamat MAC berbentuk enam pasang huruf dan angka, dan itulah penanda yang paling dapat diandalkan.

Bila router Anda punya aplikasi ponsel resmi, daftarnya biasanya lebih mudah dibaca di sana — sebagian bahkan menampilkan berapa banyak data yang dipakai tiap perangkat.

Kenapa daftarnya membingungkan

Di sinilah kebanyakan orang berhenti dan salah menyimpulkan. Daftar yang muncul jarang terbaca seperti "ponsel Andi". Yang lebih sering muncul adalah deretan seperti android-4f2a91, ESP-8266-1A2B, atau bahkan kolom kosong.

Ada dua sebab, dan keduanya normal:

Ponsel modern menyamarkan identitasnya. Android dan iOS keluaran beberapa tahun terakhir memakai alamat MAC acak yang berbeda untuk tiap jaringan, dan sebagian menggantinya secara berkala. Fitur ini dirancang untuk mencegah pelacakan lintas tempat, dan efek sampingnya adalah satu ponsel bisa muncul beberapa kali sebagai perangkat berbeda.

Perangkat pintar memakai nama pabrik. Colokan pintar, lampu, kamera, dan televisi jarang menyebutkan fungsinya. Yang tampil biasanya nama pembuat cip di dalamnya, bukan merek yang tertulis di kotaknya.

Hitung dulu sebelum curiga

Sebelum menyimpulkan ada penyusup, hitung perangkat Anda sendiri. Angkanya hampir selalu lebih besar dari perkiraan.

KelompokYang sering terlupa
Per orangPonsel, laptop, jam tangan, earbud
HiburanTelevisi pintar, dekoder, konsol, speaker
Rumah pintarColokan, lampu, kamera, robot penyedot, AC
Lain-lainPrinter, timbangan, tablet lama yang menganggur

Rumah dengan empat penghuni mudah mencapai lima belas sampai dua puluh perangkat aktif tanpa satu pun pihak luar. Bila daftarnya menunjukkan angka itu, kemungkinan besar tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Memastikan mana yang milik Anda

Cara paling meyakinkan adalah metode eliminasi. Butuh waktu sekitar sepuluh menit, dan hasilnya bertahan lama.

  1. Catat alamat MAC tiap perangkat Anda. Di Android: Setelan › Tentang ponsel › Status. Di iPhone: Pengaturan › Umum › Info › Alamat Wi-Fi. Di Windows: jalankan ipconfig /all dan cari Physical Address.
  2. Cocokkan dengan daftar di router. Beri nama yang mudah dikenali bila router Anda mengizinkannya — ini menghemat banyak waktu di kemudian hari.
  3. Matikan Wi-Fi satu perangkat, muat ulang daftarnya, dan lihat entri mana yang hilang. Cara ini menyelesaikan perangkat yang alamatnya acak.
  4. Sisakan yang benar-benar tidak dikenali setelah semua tercocokkan.

Perhatikan tiga huruf pertama alamat MAC. Bagian itu menandakan pembuat perangkatnya dan dapat dicari di daftar terbuka. Ia sering mengungkap bahwa perangkat yang Anda curigai ternyata televisi atau printer Anda sendiri.

Lambat bukan bukti ada penyusup

Perlu diluruskan karena urutan curiganya sering terbalik. Wi-Fi yang melambat jauh lebih sering disebabkan hal lain daripada oleh orang luar:

  • Kanal yang berebut dengan jaringan tetangga di lingkungan padat
  • Perangkat yang menempel di pita 2,4 GHz padahal 5 GHz tersedia
  • Unduhan latar belakang atau pembaruan otomatis yang berjalan tanpa disadari
  • Kepadatan jaringan penyedia pada jam tertentu

Urutan pemeriksaan yang lengkap ada di panduan mengatasi Wi-Fi lemot, dan bila sinyalnya penuh tapi tetap lambat, penjelasannya di panduan sinyal penuh tapi internet lambat.

Bila benar ada yang menumpang

Setelah semua perangkat Anda tercocokkan dan masih ada yang tersisa, satu langkah menyelesaikan seluruhnya sekaligus:

Ganti kata sandi Wi-Fi, dan pastikan enkripsinya WPA3 atau WPA2-AES. Ini memutus setiap perangkat yang tidak Anda izinkan dalam sekali jalan. Langkahnya ada di panduan mengganti kata sandi Wi-Fi, dan perbedaan jenis enkripsinya di panduan beda WPA2 dan WPA3.

Beberapa hal yang layak dikerjakan sekalian:

  • Matikan WPS. Fitur tombol cepat ini adalah salah satu jalan masuk yang paling sering dimanfaatkan.
  • Ganti kata sandi admin router, bukan hanya kata sandi Wi-Fi. Keduanya berbeda, dan yang kedua sering dibiarkan bawaan — panduan mengamankan router rumah.
  • Buat jaringan tamu untuk tamu dan perangkat pintar, supaya kata sandi utama tidak perlu dibagikan lagi.

Memblokir satu per satu berdasarkan alamat perangkat terdengar lebih tepat sasaran, tapi kurang efektif — alamat itu dapat diubah dalam hitungan detik. Pertimbangannya dibahas di panduan memblokir pengguna Wi-Fi.

Menjadikannya kebiasaan

Memeriksa daftar perangkat sebulan sekali sudah memadai untuk rumah biasa. Yang membuatnya berguna adalah pemberian nama tadi: begitu semua perangkat Anda dikenali, entri baru langsung menonjol tanpa perlu menelusuri ulang dari awal.

Tanda-tanda lain yang layak diwaspadai — di luar sekadar jumlah perangkat — dibahas di panduan tanda Wi-Fi disusupi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Di mana melihat daftar perangkat yang terhubung?

Di halaman pengaturan router, pada menu bernama Connected Devices, Client List, DHCP Client, atau Attached Devices tergantung merek. Sebagian merek juga menampilkannya lewat aplikasi ponsel, dan biasanya lebih mudah dibaca di sana.

Kenapa banyak nama perangkat yang tidak saya kenali?

Sebagian besar karena ponsel modern menyamarkan identitasnya dengan alamat acak demi privasi, dan karena perangkat pintar memakai nama pabrik yang tidak menyebutkan fungsinya. Jumlah yang terasa berlebihan biasanya masih milik Anda sendiri.

Apakah jumlah perangkat yang banyak berarti ada yang mencuri?

Belum tentu. Satu orang umumnya membawa dua sampai tiga perangkat, dan rumah dengan perangkat pintar mudah mencapai belasan tanpa ada pihak luar sama sekali. Menghitung sendiri dulu jauh lebih berguna daripada langsung curiga.

Apa yang harus dilakukan bila benar ada perangkat asing?

Ganti kata sandi Wi-Fi dan pakai WPA3 atau WPA2-AES. Ini memutus seluruh perangkat yang tidak Anda izinkan sekaligus, dan jauh lebih efektif daripada memblokir satu per satu berdasarkan alamat perangkat.