Menyembunyikan nama Wi-Fi terdengar masuk akal: kalau tidak terlihat, tidak ada yang mencoba masuk.
Pengaturannya memang ada di hampir semua router, dan mengaktifkannya hanya butuh satu centang. Tapi sebelum melakukannya, ada satu hal yang perlu diketahui, karena efeknya sering kebalikan dari yang diharapkan.
Apa yang sebenarnya terjadi
Router secara berkala mengumumkan keberadaannya lewat paket kecil yang memuat nama jaringan. Itulah yang membuat Wi-Fi Anda muncul di daftar perangkat sekitar.
Menyembunyikan SSID hanya menghentikan pengumuman itu. Jaringannya tetap ada, tetap memancar, dan tetap membawa lalu lintas seperti biasa.
Yang berubah adalah siapa yang bicara lebih dulu. Sebelumnya router yang mengumumkan diri; sesudahnya perangkat Anda yang harus memanggil-manggil nama jaringan itu di mana pun ia berada.
Kenapa perlindungannya tipis
| Anggapan | Kenyataannya |
|---|---|
| Jaringan menjadi tak terlihat | Tetap terdeteksi, hanya tanpa nama |
| Orang tidak bisa menemukan namanya | Terbaca dari lalu lintas perangkat yang tersambung |
| Menghalangi upaya masuk | Tidak, yang menghalangi adalah enkripsi |
| Tidak ada kerugian | Ada, pada kemudahan dan privasi |
Perkakas pemindai biasa tetap menampilkan jaringan tersembunyi, hanya dengan nama kosong. Begitu ada satu perangkat yang menyambung, namanya ikut terbaca dari lalu lintas itu.
Artinya, tambahan usaha yang dibutuhkan seseorang untuk mengetahui nama jaringan Anda hanyalah beberapa menit, sementara kerepotan yang Anda tanggung berlangsung setiap hari.
Yang benar-benar menahan orang masuk adalah enkripsi. Kata sandi WPA2 atau WPA3 sepanjang dua belas karakter memberi perlindungan yang jauh melampaui apa pun yang bisa diberikan penyembunyian nama. Cara menggantinya ada di panduan mengganti kata sandi Wi-Fi.
Sisi yang jarang disebut
Ini bagian yang membuat sebagian ahli jaringan justru menyarankan sebaliknya.
Ketika jaringan mengumumkan diri, ponsel Anda cukup mendengarkan secara pasif. Ketika jaringan disembunyikan, ponsel harus bertanya secara aktif: "apakah jaringan bernama ini ada di sini?"
Pertanyaan itu dikirim di mana pun Anda berada: di kafe, di bandara, di kantor orang lain. Siapa pun di sekitar dapat menangkapnya, dan dari situ mengetahui nama jaringan rumah Anda.
Jadi alih-alih menyembunyikan, penyembunyian SSID justru menyebarkan nama jaringan Anda ke lebih banyak tempat daripada sebelumnya.
Kerepotan sehari-hari
- Setiap perangkat baru harus diketik manual: nama jaringan, jenis keamanan, dan kata sandi, semuanya tanpa bantuan daftar.
- Sebagian perangkat tidak mendukungnya. Kamera pengawas, colokan pintar, dan printer sering tidak menyediakan cara memasukkan nama secara manual.
- Berbagi lewat kode QR menjadi tidak konsisten pada sebagian perangkat.
- Menyulitkan pemecahan masalah. Saat ada gangguan, Anda kehilangan cara tercepat memastikan jaringan memang sedang memancar.
Bila tetap ingin melakukannya
Ada keadaan yang membuatnya masuk akal, misalnya jaringan khusus perangkat yang jumlahnya sedikit dan tidak pernah berubah, atau sekadar mengurangi jumlah nama yang muncul di daftar tetangga.
- Buka halaman pengaturan router lewat alamat IP-nya, caranya di panduan IP lokal dan DHCP.
- Masuk ke menu pengaturan nirkabel.
- Cari opsi bernama Hide SSID, SSID Broadcast, atau Visibility Status.
- Matikan penyiarannya, lalu simpan.
Catat nama jaringannya sebelum menyimpan. Setelah disembunyikan, Anda tidak dapat lagi membacanya dari daftar Wi-Fi mana pun.
Menyambungkan perangkat ke jaringan tersembunyi
- Android: Setelan → Wi-Fi → Tambahkan jaringan → isi nama, jenis keamanan, dan kata sandi.
- iPhone: Setelan → Wi-Fi → Lainnya → isi ketiga kolom yang sama.
- Windows: Setelan → Jaringan → Wi-Fi → Kelola jaringan yang dikenal → Tambahkan jaringan, dan centang opsi menyambung meski tidak menyiarkan nama.
- macOS: Wi-Fi → Jaringan Lain → Lainnya.
Empat langkah yang lebih berpengaruh
Kata sandi panjang dengan WPA2 atau WPA3
Minimal dua belas karakter. Panjang lebih menentukan daripada campuran simbol.
Matikan WPS
Tombol sambung cepat ini punya kelemahan yang sudah lama diketahui, dibahas di panduan mengamankan router rumah.
Sediakan jaringan tamu
Supaya kata sandi utama tidak perlu dibagikan kepada siapa pun, panduan memisahkan jaringan tamu.
Periksa siapa yang terhubung sesekali
Ini memberi gambaran nyata, bukan rasa aman semu, panduan tanda Wi-Fi disusupi.
Keempatnya memberi perlindungan yang dapat diukur, tanpa satu pun kerepotan yang menyertai penyembunyian nama.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah menyembunyikan nama Wi-Fi membuatnya lebih aman?
Sangat sedikit, dan tidak sebanding dengan kerepotannya. Jaringan tersembunyi tetap terdeteksi oleh perkakas pemindai biasa karena perangkat yang tersambung terus mengirim data yang memuat namanya. Enkripsi WPA2 atau WPA3 dengan kata sandi panjang jauh lebih menentukan.
Kenapa perangkat justru jadi sulit tersambung setelah SSID disembunyikan?
Karena perangkat tidak lagi menemukan jaringan dari daftar, melainkan harus mencarinya sendiri secara aktif. Sebagian perangkat lama dan perangkat pintar tanpa layar bahkan tidak menyediakan cara memasukkan nama jaringan secara manual.
Benarkah menyembunyikan SSID membuat privasi ponsel berkurang?
Ya, dan ini sisi yang jarang disebut. Ponsel yang menyimpan jaringan tersembunyi akan menyebut namanya berulang kali di mana pun Anda berada, untuk mencari jaringan itu. Nama itu dapat ditangkap siapa saja di sekitar Anda.
Kalau begitu apa yang sebaiknya dilakukan?
Biarkan nama jaringan tetap terlihat, pakai enkripsi WPA3 atau WPA2 dengan kata sandi minimal dua belas karakter, matikan WPS, dan sediakan jaringan tamu terpisah. Empat langkah itu memberi perlindungan nyata, bukan sekadar terasa aman.