Saran lama untuk menghemat baterai adalah mematikan Wi-Fi, Bluetooth, dan GPS setiap kali tidak dipakai. Pada ponsel modern, sebagian besar saran itu sudah tidak relevan, dan untuk Wi-Fi, sering terbalik.
Chip Wi-Fi yang tersambung ke jaringan dengan sinyal baik termasuk komponen yang hemat. Yang boros adalah keadaan-keadaan tertentu di sekitarnya.
Keadaan 1: sinyal lemah
Semakin lemah sinyal, semakin keras ponsel bekerja: memancar dengan daya lebih besar, mengirim ulang paket yang hilang, dan mempertahankan sambungan yang terus hampir putus. Kamar di ujung rumah dengan satu garis sinyal Wi-Fi dapat menguras baterai lebih cepat daripada ruangan di dekat router.
Hal yang sama berlaku lebih parah untuk data seluler. Di dalam gedung dengan sinyal operator yang lemah, ponsel yang memakai data seluler bekerja jauh lebih keras daripada ponsel yang tersambung ke Wi-Fi yang baik.
Keadaan 2: berpindah-pindah jaringan
Di tempat dengan beberapa jaringan yang tersimpan, kantor, kafe, rumah dengan repeater, ponsel yang terus berpindah antara Wi-Fi yang lemah dan data seluler memakai daya untuk setiap perpindahan. Gejalanya sering disertai notifikasi yang terlambat dan pesan yang tertunda.
- Hapus jaringan tersimpan yang tidak lagi dipakai.
- Matikan sambung otomatis untuk Wi-Fi publik yang sinyalnya biasanya lemah.
- Bila di rumah sering berpindah, perbaiki cakupan Wi-Fi-nya, bukan ponselnya.
Keadaan 3: pemindaian untuk lokasi
Banyak ponsel Android terus memindai jaringan Wi-Fi di sekitar untuk membantu menentukan lokasi, bahkan saat Wi-Fi dimatikan. Pengaturannya biasanya berada di menu lokasi, dengan nama seperti Pemindaian Wi-Fi dan Pemindaian Bluetooth. Mematikannya sedikit mengurangi ketepatan lokasi di dalam gedung, tetapi menghentikan pekerjaan latar yang terus-menerus.
Keadaan 4: aplikasi yang memanfaatkan Wi-Fi
Kadang yang boros bukan Wi-Fi, melainkan yang dilakukan aplikasi saat Wi-Fi tersedia: mencadangkan foto dan video, mengunduh pembaruan, atau menyinkronkan folder cloud. Ponsel sering menunda pekerjaan berat itu sampai tersambung ke Wi-Fi, sehingga baterai terasa lebih cepat habis di rumah.
Lihat menu baterai: bila aplikasi galeri, cloud, atau toko aplikasi berada di urutan atas, atur agar pencadangan dan pembaruan hanya berjalan saat ponsel diisi daya.
Keadaan 5: ponsel menjadi hotspot
Membagikan internet dari ponsel adalah salah satu pemakaian paling boros, ponsel bekerja sebagai modem seluler dan pemancar Wi-Fi sekaligus. Matikan hotspot segera setelah tidak dipakai, dan bila memungkinkan hubungkan ponsel ke pengisi daya selama membagikan internet.
Wi-Fi yang tersambung dengan sinyal baik jarang menjadi masalah, dan biasanya lebih hemat daripada data seluler. Yang menguras baterai adalah sinyal lemah, perpindahan jaringan yang terus-menerus, pemindaian latar untuk lokasi, aplikasi yang memanfaatkan Wi-Fi untuk pekerjaan berat, dan hotspot. Periksa menu baterai dulu, lalu atasi yang benar-benar muncul di sana.