Saat router tiba-tiba mati, banyak orang langsung menganggap routernya rusak. Padahal komponen yang paling sering menyerah justru adaptor dayanya, kotak kecil yang terus panas selama bertahun-tahun dan menerima lonjakan listrik setiap kali PLN padam lalu menyala kembali.
Tanda adaptor bermasalah
- Router menyala lalu mati berulang-ulang, terutama saat banyak perangkat tersambung.
- Lampu indikator redup atau berkedip tidak wajar. Arti lampu normal dibahas di panduan arti lampu indikator router.
- Router hanya menyala bila kabel adaptor digoyang atau ditekuk di posisi tertentu.
- Adaptor berdengung, berbau hangus, atau terlalu panas untuk dipegang.
- Router tidak menyala sama sekali, tetapi menyala normal dengan adaptor lain yang spesifikasinya sama.
Cara memastikan paling mudah adalah poin terakhir: pinjam adaptor dengan angka yang sama persis dan coba.
Membaca label adaptor
Lihat bagian OUTPUT pada label adaptor lama, atau di bagian bawah router dekat lubang daya.
- Voltase (V): harus sama persis. Router 12 V yang diberi 9 V akan mati-hidup; diberi 19 V dapat rusak permanen.
- Arus (A): adaptor pengganti harus sama atau lebih besar. Router 12 V 1 A aman memakai adaptor 12 V 1,5 A atau 2 A.
- Polaritas: simbol lingkaran kecil dengan tanda + dan −. Hampir semua router memakai positif di tengah. Polaritas terbalik dapat merusak router seketika.
- Ukuran colokan: yang paling umum 5,5 × 2,1 mm atau 5,5 × 2,5 mm. Colokan yang longgar menyebabkan daya putus-putus.
- DC atau AC: beberapa perangkat lama memakai output AC. Pastikan jenisnya sama.
Memilih pengganti
- Utamakan adaptor bawaan merek router atau adaptor bermerek dengan label SNI.
- Hindari adaptor tanpa merek yang sangat ringan dan murah; banyak di antaranya tidak mampu memberi arus yang tertulis.
- Hindari adaptor "universal" dengan voltase yang dapat diputar. Mudah tergeser ke angka yang salah.
Supaya adaptor lebih awet
- Letakkan adaptor di tempat berongga, bukan tertimbun di balik lemari atau di bawah kasur.
- Pakai stopkontak dengan pelindung lonjakan, atau UPS kecil yang juga menjaga internet tetap hidup saat listrik padam, lihat panduan UPS untuk router.
- Jangan menekuk kabel tepat di pangkal colokan; di sanalah kabel paling sering putus di dalam.
Bila router tetap mati-hidup dengan adaptor baru, penyebabnya bisa panas berlebih. Periksa panduan router panas.
Sebelum membeli router baru, curigai adaptornya. Pengganti harus bervoltase sama, berampere sama atau lebih besar, berpolaritas sama, dan bercolokan pas. Ketiga angka itu sudah tertulis di label adaptor lama.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bolehkah memakai adaptor dengan ampere lebih besar?
Boleh. Selama voltase dan polaritasnya sama, adaptor dengan ampere lebih besar aman karena router hanya mengambil arus yang dibutuhkan. Yang tidak boleh adalah voltase berbeda atau ampere lebih kecil.
Apakah adaptor modem dari penyedia boleh diganti sendiri?
Secara teknis bisa, tetapi bila perangkat masih milik penyedia, laporkan dulu ke layanan pelanggan. Penggantian adaptor rusak biasanya ditangani tanpa biaya sebagai bagian dari sewa perangkat.
Bisakah router diberi daya dari port USB atau power bank?
Hanya bila router memang dirancang untuk 5 V. Kebanyakan router rumah memakai 9 atau 12 V, sehingga perlu kabel penaik tegangan (step-up) USB ke 12 V yang sesuai kebutuhan arusnya.