Ketika Wi-Fi terasa lambat, tebakan yang paling umum adalah sinyalnya lemah. Kadang benar, sering tidak.
Aplikasi penganalisis sinyal mengubah tebakan itu menjadi angka. Persoalannya, angka yang ditampilkan jarang dijelaskan, dan tanpa memahaminya, aplikasi ini tidak lebih berguna daripada batang sinyal biasa.
Membaca angka dBm
Angka utama yang ditampilkan bernilai negatif, misalnya -52 dBm. Ini bukan nilai buruk.
Semakin dekat ke nol, semakin kuat sinyalnya. Dan skalanya tidak lurus: setiap penurunan 3 dBm berarti daya berkurang setengahnya. Selisih antara -50 dan -80 bukan sedikit, itu sekitar seperseribu kekuatannya.
| Nilai | Keadaan | Cukup untuk |
|---|---|---|
| -30 sampai -50 | Sangat kuat | Apa pun, termasuk 4K |
| -50 sampai -60 | Kuat | Rapat video lancar |
| -60 sampai -70 | Cukup | Pemakaian umum |
| -70 sampai -80 | Lemah | Pesan dan peramban saja |
| Di bawah -80 | Sangat lemah | Sering putus |
Bila di titik biasa Anda bekerja angkanya lebih baik dari -60 tapi internet tetap lambat, masalahnya bukan sinyal. Arahkan pemeriksaan ke tempat lain, panduan sinyal penuh tapi internet lambat menjelaskan sebabnya.
Menemukan kanal yang lapang
Ini kegunaan paling berharga dari aplikasi semacam ini, terutama di perumahan padat.
Di pita 2,4 GHz, kanal-kanalnya saling tumpang tindih. Hanya kanal 1, 6, dan 11 yang jaraknya cukup untuk tidak saling mengganggu. Memakai kanal 3 berarti mengganggu kanal 1 dan 6 sekaligus, sekaligus terganggu keduanya.
Buka tampilan grafik pada aplikasi. Sumbu mendatar adalah kanal, dan setiap jaringan digambarkan sebagai lengkungan. Yang Anda cari: di antara kanal 1, 6, dan 11, mana yang lengkungannya paling sedikit dan paling rendah.
Perhatikan bahwa jaringan yang sinyalnya lemah tetap mengganggu. Wi-Fi tetangga yang hanya terbaca -80 dBm masih membuat perangkat Anda menunggu giliran.
Di 5 GHz masalahnya jauh lebih ringan. Kanalnya lebih banyak dan tidak saling tumpang tindih. Bila perangkat Anda mendukungnya, pindah ke 5 GHz sering lebih efektif daripada mengutak-atik kanal 2,4 GHz. Perbandingannya di panduan pita frekuensi Wi-Fi.
Memetakan titik lemah di rumah
Cara sederhana untuk menemukan di mana persisnya cakupan Anda putus:
- Buka aplikasi dan biarkan menampilkan kekuatan sinyal.
- Berjalanlah perlahan ke seluruh ruangan sambil mencatat angkanya.
- Berhenti beberapa detik di setiap titik, angkanya perlu waktu untuk stabil.
- Catat di denah kasar rumah Anda, terutama titik di bawah -70 dBm.
Hasilnya sering mengejutkan. Titik lemah jarang berada di tempat yang paling jauh dari router; lebih sering di balik dinding tertentu, tangga beton, atau lemari besar.
Bila titik lemahnya terpusat di satu area, pemindahan router mungkin sudah cukup, dibahas di panduan menempatkan router. Bila tersebar, Anda memerlukan titik akses tambahan, dan hasil pemetaan ini menunjukkan di mana sebaiknya diletakkan.
Tanpa memasang aplikasi
Windows sudah menyediakan yang diperlukan. Buka Command Prompt dan jalankan
netsh wlan show interfaces untuk melihat kekuatan sinyal jaringan yang sedang
tersambung, kanal yang dipakai, dan kecepatan sambungannya.
Di macOS, tahan tombol Option lalu klik ikon Wi-Fi di bilah menu. Informasi RSSI, kanal, dan lebar pita muncul langsung tanpa memasang apa pun.
Untuk Android, aplikasi penganalisis tersedia banyak dan sebagian besar gratis. Untuk iOS, kemampuannya terbatas karena sistemnya tidak mengizinkan aplikasi memindai jaringan sekitar.
Yang perlu dijaga
Aplikasi semacam ini mudah membuat orang terpaku pada angka. Dua pengingat:
- Sinyal kuat bukan jaminan cepat. Ia hanya berarti perangkat dan router saling mendengar dengan jelas. Kapasitas, kanal padat, dan kecepatan langganan adalah hal yang berbeda.
- Angka berubah-ubah adalah hal biasa. Naik turun beberapa dBm terjadi terus-menerus. Yang perlu diperhatikan adalah pola, bukan satu bacaan.
Bila angka sinyalnya baik tapi koneksi tetap bermasalah, urutan pemeriksaan berikutnya ada di panduan mengatasi Wi-Fi lemot dan panduan Wi-Fi putus nyambung.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kenapa nilai sinyalnya minus?
Karena diukur dalam dBm, satuan yang membandingkan daya terhadap satu miliwatt. Sinyal Wi-Fi selalu jauh di bawah angka itu, sehingga hasilnya negatif. Yang perlu diingat: semakin dekat ke nol semakin kuat, jadi -45 jauh lebih baik daripada -75.
Berapa nilai dBm yang masih layak?
Di atas -60 dBm sangat baik untuk apa pun termasuk rapat video. Antara -60 dan -70 masih nyaman untuk pemakaian umum. Di bawah -75 mulai tersendat, dan di bawah -85 praktis tidak bisa dipakai.
Kenapa hanya kanal 1, 6, dan 11 yang disarankan di 2,4 GHz?
Karena setiap kanal memakai lebar pita yang tumpang tindih dengan kanal di sebelahnya. Hanya ketiga kanal itu yang jaraknya cukup untuk tidak saling bertabrakan. Memakai kanal 3 atau 9 berarti mengganggu dua kanal sekaligus.
Apakah aplikasi ini ada untuk iPhone?
Terbatas. iOS tidak mengizinkan aplikasi membaca informasi jaringan sekitar seperti di Android. Untuk pemindaian lengkap, pakai ponsel Android atau laptop; di Windows perintah bawaan sudah cukup memadai.